MSRI, TULUNGAGUNG – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung pada Senin malam (15/6/2026), saat Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Doa Akhir Tahun 1447 Hijriah dan Doa Awal Tahun 1448 Hijriah.
Kegiatan religius yang sarat makna spiritual tersebut dipimpin langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Achmad Baharudin dan dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Seluruh peserta tampak mengenakan busana serba putih dipadukan peci hitam, menciptakan nuansa religius dan kebersamaan yang begitu kuat dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Pantauan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Pendopo Kongas Arum yang megah dengan ukiran khas kayu jati Tulungagung tampak dipenuhi para peserta. Bendera Merah Putih yang berdiri tegak di sisi pendopo semakin menambah khidmat suasana malam pergantian tahun Hijriah.
Muhasabah dan Penguatan Sinergi untuk Tulungagung yang Lebih Maju
Dalam sambutannya, Plt Bupati Achmad Baharudin mengajak seluruh aparatur pemerintah menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi dan evaluasi diri dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
"Mari kita jadikan momen ini sebagai muhasabah. Evaluasi capaian yang telah diraih, perbaiki kekurangan yang masih ada, dan tingkatkan pelayanan yang sudah berjalan baik. Setiap kebijakan harus bermuara pada kepentingan rakyat Tulungagung dengan niat yang ikhlas dan penuh tanggung jawab," tegasnya.
Lebih lanjut, Achmad Baharudin menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung percepatan pembangunan.
Ia secara khusus mengapresiasi kehadiran Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto beserta jajaran yang selama ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, insyaallah berbagai target pembangunan di Tahun 1448 Hijriah dapat kita capai bersama," ujarnya.
Tiga Prioritas Kerja Tahun 1448 Hijriah
Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati juga menyampaikan tiga prioritas utama Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam menyongsong Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Prioritas pertama adalah percepatan pelayanan publik hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat sampai ke pelosok desa.
Kedua, penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Ketiga, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang berorientasi langsung pada kebutuhan rakyat.
"Di Tahun 1448 Hijriah ini, kita harus berjalan seiring antara doa dan ikhtiar.
Doa tanpa kerja tidak akan menghasilkan perubahan, sementara kerja tanpa doa akan kehilangan keberkahan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan bagi Kabupaten Tulungagung agar semakin maju, aman, sejahtera, dan penuh rahmat," tuturnya yang disambut lantunan doa dan harapan seluruh hadirin.
Doa Sebagai Pondasi Moral Birokrasi
Pelaksanaan doa akhir tahun menjadi momentum refleksi atas perjalanan dan capaian pembangunan selama Tahun 1447 Hijriah, sekaligus sarana evaluasi terhadap berbagai tantangan yang masih perlu diselesaikan.
Sementara doa awal Tahun 1448 Hijriah dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual agar Kabupaten Tulungagung senantiasa diberikan perlindungan, kemajuan, kedamaian, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.
Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) memandang kegiatan keagamaan semacam ini memiliki nilai strategis sebagai pondasi moral birokrasi. Spirit religius yang tumbuh dalam diri aparatur negara diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, menjunjung tinggi keadilan sosial, serta memperkuat integritas dalam pelayanan publik.
MSRI juga akan terus mengawal dan mengawasi implementasi tiga prioritas kerja Pemerintah Kabupaten Tulungagung sepanjang Tahun 1448 Hijriah, khususnya dalam aspek transparansi anggaran, percepatan pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai indikator utama keberhasilan pembangunan daerah.
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Semoga semangat hijrah, kerja ikhlas, dan sinergi seluruh elemen bangsa menjadi energi positif dalam mewujudkan Tulungagung yang semakin maju, religius, sejahtera, dan bermartabat.
Reporter : Roni Yuwantoko
Kaperwil Jawa Timur
Editor : Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments