Tim Basket Frateran Buktikan Mental Juara di Petra Cup 2026, Runner Up Surabaya dan Juara Mojokerto

Tim Basket Frateran Buktikan Mental Juara di Petra Cup 2026, Runner Up Surabaya dan Juara Mojokerto


MSRI, SURABAYA - Tim basket Frateran kembali menegaskan eksistensinya sebagai student athletes berkarakter kuat dalam ajang Petra Cup 2026. Meski harus puas finis di posisi runner up usai kalah tipis satu angka dari tuan rumah SMA Petra 1 Surabaya pada laga final, penampilan Frateran sepanjang turnamen menuai apresiasi luas.

Capaian tersebut dinilai bukan sekadar soal podium, melainkan cerminan proses panjang, kerja keras, serta mental juara yang terus bertumbuh di dalam tim.

Manajer Tim Basket Frateran, Aloysius Catur Hery Purnama, menyebut Petra Cup 2026 sebagai momen penting yang menunjukkan daya juang luar biasa para pemain. Apalagi, dalam waktu hampir bersamaan, Frateran harus membagi fokus dengan mengikuti dua turnamen di dua kota berbeda.

“Petra Cup 2026 menjadi pembuktian perjuangan luar biasa anak-anak Frateran. Meski harus berada di posisi runner up setelah kalah tipis satu angka dari SMA Petra 1 Surabaya, semangat dan kerja keras mereka patut dibanggakan. Di saat yang sama kami mengikuti dua turnamen di dua kota, dan hasilnya tetap luar biasa: Juara 1 di Mojokerto dan Juara 2 di Surabaya. Ini bukan hanya soal hasil, tetapi tentang proses, mental juara, dan karakter tim yang terus bertumbuh,” ujar Aloysius.

Laga final Petra Cup 2026 sendiri berlangsung ketat dan sarat tensi. Kedua tim saling menekan sejak awal pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan. Selisih satu angka menjadi bukti betapa seimbangnya kualitas permainan, sekaligus mencerminkan determinasi tinggi yang ditunjukkan skuad Frateran sepanjang turnamen.

Tim Basket Frateran Buktikan Mental Juara di Petra Cup 2026, Runner Up Surabaya dan Juara Mojokerto


Kapten Tim Basket Frateran, Jose Tanadi, menilai partai final sebagai pengalaman berharga yang akan selalu dikenang seluruh pemain. Ia menyebut pertandingan tersebut penuh perjuangan, kelelahan fisik, sekaligus kebersamaan yang semakin mempererat ikatan tim.

“Final Petra Cup kemarin jadi pengalaman yang tidak akan dilupakan. Penuh perjuangan, capek, dan momen kebersamaan bareng tim. Hasil ini jadi pelajaran penting supaya ke depannya kami bisa lebih solid dan lebih baik lagi. Terima kasih untuk para coach dan semua yang sudah mendukung dari awal sampai akhir. Apa pun hasilnya, saya tetap bangga dengan prestasi yang kami raih,” tutur Jose.

Senada, salah satu pemain Frateran, Yosi Agustio, menyebut turnamen ini sebagai pengalaman berharga dalam membentuk mental bertanding dan kepercayaan diri tim. Menurutnya, kerja keras, sportivitas, dan rasa percaya diri menjadi modal penting bagi Frateran untuk terus menorehkan prestasi ke depan.

“Turnamen kemarin benar-benar jadi pengalaman yang seru dan akan selalu diingat. Kerja keras tim Frateran, sportivitas dalam pertandingan, dan kepercayaan diri kami sangat terasa. Semoga tim basket Frateran terus mengukir prestasi di tahun-tahun mendatang. Tetap bersemangat dan jangan cepat puas,” ungkap Yosi.

Sementara itu, Coach Kencana Wukir menilai hasil di Petra Cup 2026 sebagai buah dari kerja keras seluruh elemen tim. Ia mengakui laga final berjalan sangat ketat, terlebih menghadapi tekanan sebagai tim tamu melawan tuan rumah.

“Ini adalah hasil terbaik dari usaha keras tim. Pertandingan berjalan ketat, Petra sebagai tuan rumah juga tampil sangat baik. Tekanan datang dari berbagai sisi. Meski ada sedikit catatan terhadap kepemimpinan pertandingan, hal tersebut kami jadikan bahan evaluasi ke depan,” ujarnya.

Coach Kencana juga menegaskan bahwa berakhirnya turnamen bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk kembali fokus menjalani peran utama sebagai pelajar sekaligus atlet.

“Setelah event ini berakhir, anak-anak akan kembali ke rutinitas mereka sebagai student athletes. Mereka harus terus memacu usaha cerdas untuk mencapai hasil terbaik dari apa yang sudah diperjuangkan, dengan standar terbaik yang mereka miliki,” tambahnya.

Dengan raihan Juara 1 di Mojokerto dan Juara 2 di Surabaya, Tim Basket Frateran menutup rangkaian turnamen dengan catatan membanggakan. Lebih dari sekadar trofi, Petra Cup 2026 menjadi simbol pembentukan karakter, mental bertanding, serta semangat pantang menyerah yang akan menjadi fondasi kuat bagi perjalanan Frateran di kompetisi-kompetisi berikutnya.

Reporter : Eka F. A

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama