Lewat Dzikir dan Sholawat, Ansor-PRKB Rabasan Rajut Persaudaraan Pemuda

Lewat Dzikir dan Sholawat, Ansor-PRKB Rabasan Rajut Persaudaraan Pemuda

MSRI, SAMPANG - Suasana malam di Desa Rabasan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, terasa khidmat. Puluhan pemuda berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan untuk melantunkan dzikir dan sholawat secara bersama-sama, Senin (5/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara GP Ansor Desa Rabasan dan Pemuda Rabasan Kedungdung Bersatu (PRKB) dalam merawat tradisi keagamaan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarpemuda.

Ketua PR GP Ansor Desa Rabasan, Lora Ali Murtado, mengatakan kegiatan dzikir dan sholawat tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ketenangan batin dan karakter generasi muda.

“Dzikir dan sholawat adalah nutrisi batin bagi kita. Melalui majelis ini, kami berharap hati para pemuda senantiasa tenteram,” ungkap pria yang akrab disapa Ra Tado tersebut.

Menurutnya, pemuda merupakan salah satu motor penggerak utama di tengah masyarakat. Karena itu, kekuatan mental dan spiritual dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh derasnya arus modernisasi.

“Ikatan spiritual yang kuat akan melahirkan jiwa yang peduli. Pemuda harus menjadi teladan dalam menjaga kedamaian desa,” tegas Ra Tado.

Semangat kebersamaan tersebut juga mendapat sambutan positif dari jajaran pengurus PRKB. Kolaborasi dua organisasi kepemudaan ini dinilai menjadi bukti bahwa perbedaan latar belakang organisasi bukanlah penghalang untuk membangun persatuan dan melakukan kegiatan positif bagi masyarakat.

Sekretaris PRKB, Ach. Mustain, menyebut sinergi tersebut sebagai energi positif yang perlu terus dirawat dan dikembangkan.

“Sinergi ini energi positif bagi kemajuan desa kita. Kalau bukan kita yang memulai kebaikan ini, siapa lagi?” katanya.

Ia menegaskan, kolaborasi antara PRKB dan GP Ansor Desa Rabasan tidak berhenti pada kegiatan dzikir dan sholawat semata. Kedua organisasi tersebut berkomitmen untuk terus berjalan berdampingan dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

“Kami berkomitmen untuk terus konsisten mengawal ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Warisan para ulama ini wajib kita jaga bersama,” pungkas Mustain.

Kegiatan rutin tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan spiritual bagi generasi muda Desa Rabasan. Semangat dzikir, sholawat, dan kebersamaan pun diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat di desa.

Reporter: Setiawan

MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama