Jalur Mandiri POPDA Dievaluasi, Wawali Malang Pastikan Dua Atlet Lolos Seleksi Tetap Berangkat

Jalur Mandiri POPDA Dievaluasi, Wawali Malang Pastikan Dua Atlet Lolos Seleksi Tetap Berangkat

MSRI, MALANG – Pemerintah Kota Malang bergerak cepat merespons persoalan mekanisme jalur mandiri dalam proses pemberangkatan atlet Kota Malang menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, melakukan evaluasi terhadap mekanisme tersebut, khususnya pada poin 3 dan 4 yang dinilai masih perlu disempurnakan. Evaluasi dilakukan agar mekanisme pemberangkatan tidak mengesampingkan proses seleksi teknik yang telah dilalui para atlet.

Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Ali menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan atlet yang telah menjalani proses seleksi dan pembinaan memperoleh kesempatan yang adil untuk bertanding dan membawa nama Kota Malang.

“Pemerintah harus hadir memberikan ruang dan kesempatan kepada atlet yang sudah berproses dan berjuang. Jangan sampai persoalan sistem justru menghambat atlet yang memiliki potensi untuk membawa nama baik Kota Malang,” ujar Ali Muthohirin.

Menurutnya, proses seleksi teknik merupakan bagian penting dalam menentukan kesiapan dan kemampuan seorang atlet. Karena itu, hasil seleksi tersebut harus menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kesempatan atlet untuk tampil pada ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Timur.

Evaluasi terhadap mekanisme pemberangkatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkot Malang membangun tata kelola pembinaan olahraga yang lebih transparan, proporsional, dan memberikan ruang yang cukup bagi atlet berprestasi.

Dua Atlet Dipastikan Berangkat

Di tengah proses evaluasi tersebut, Ali memastikan adanya kepastian bagi dua atlet Kota Malang yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi teknik POPDA Jawa Timur 2026.

Kedua atlet tersebut dipastikan tetap mendapatkan kesempatan untuk berangkat dan mewakili Kota Malang pada POPDA Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung November 2026.

“Yang sudah lolos seleksi teknik harus diberikan kesempatan untuk bertanding dan membawa nama Kota Malang. Kami akan memberikan dukungan agar mereka bisa tampil maksimal,” tegas Ali saat memberikan keterangan kepada wartawan MSRI.

Kepastian tersebut menjadi angin segar bagi para atlet maupun keluarga yang selama ini mendampingi proses latihan, seleksi, dan pembinaan. Pemerintah diharapkan tidak hanya memastikan aspek keberangkatan, tetapi juga memberikan dukungan yang memadai hingga para atlet menjalani pertandingan.

Ali menegaskan, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah tidak ingin perjuangan atlet berhenti hanya karena persoalan administratif maupun mekanisme pemberangkatan.

“Harapan kami tentu para atlet bisa memberikan yang terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Kota Malang. Karena itu, pembinaan dan dukungan kepada mereka harus terus dilakukan,” katanya.

Pembenahan Sistem dan Fokus Prestasi

Langkah evaluasi yang dilakukan Pemkot Malang diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian persoalan pemberangkatan dua atlet tersebut. Lebih jauh, pembenahan sistem diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pembinaan olahraga pelajar di Kota Malang.

Setiap atlet yang telah menjalani proses seleksi, latihan, dan pembinaan perlu mendapatkan kesempatan yang proporsional berdasarkan kemampuan serta hasil evaluasi teknis. Dengan demikian, proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi benar-benar diarahkan untuk melahirkan atlet yang kompetitif dan berprestasi.

Kepastian keberangkatan dua atlet yang telah lolos seleksi teknik juga menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi olahraga sekaligus mengharumkan nama daerah.

POPDA Jawa Timur 2026 pun diharapkan menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet Kota Malang untuk menunjukkan hasil dari proses latihan dan pembinaan yang telah mereka jalani.

Bukan sekadar berangkat, tetapi tampil maksimal, berjuang sportif, dan membawa pulang prestasi bagi Kota Malang.

Reporter: Setiawan
MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama