Taman Bungkul Surabaya Tetap Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Masyarakat Harapkan Penataan Area Bermain Anak Lebih Optimal

Taman Bungkul Surabaya Tetap Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Masyarakat Harapkan Penataan Area Bermain Anak Lebih Optimal

MSRI, SURABAYA – Suasana Taman Bungkul dipadati pengunjung pada Sabtu malam (1/8/2026). Ribuan warga dari berbagai wilayah di Surabaya maupun luar kota memanfaatkan akhir pekan untuk menikmati ruang terbuka hijau, berolahraga, bermain bersama keluarga, hingga mencicipi aneka kuliner UMKM yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Sebagai salah satu ikon ruang publik Kota Surabaya, Taman Bungkul memiliki nilai sejarah yang kuat. Nama taman ini diambil dari tokoh penyebar agama Islam, Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul, yang makamnya berada di kawasan tersebut dan hingga kini masih menjadi tujuan ziarah masyarakat. Perpaduan antara nilai sejarah, ruang terbuka hijau, dan fasilitas publik menjadikan Taman Bungkul sebagai salah satu destinasi wisata keluarga yang terus diminati.

Pantauan wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) menunjukkan aktivitas masyarakat berlangsung dinamis. Anak-anak bermain di area permainan, para remaja memanfaatkan arena skateboard (skate park) dan lintasan sepatu roda, sementara masyarakat lainnya menikmati jogging track, berjalan santai di jalur pedestrian, berolahraga, maupun bersantai di bawah rindangnya pepohonan.

Di sisi lain, sentra kuliner UMKM yang mengelilingi kawasan taman juga menjadi magnet tersendiri. Kehadiran para pelaku UMKM tidak hanya melengkapi kebutuhan pengunjung, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat kecil.

Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), sejumlah pengunjung mengaku puas dengan fasilitas yang tersedia.

"Tempatnya bersih, nyaman, dan cocok untuk keluarga. Anak-anak senang bermain, sementara kami bisa bersantai menikmati suasana malam," ujar Rina, salah seorang pengunjung.

Andi, pengunjung asal Sidoarjo, menilai Taman Bungkul merupakan contoh ruang publik yang berhasil menghadirkan fasilitas bagi semua kalangan.

"Di sini lengkap. Ada taman bermain anak, arena skateboard, lintasan sepatu roda, tempat olahraga, sampai kuliner UMKM. Sangat cocok untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga," katanya.

Sementara itu, para pedagang mengaku ramainya pengunjung membawa berkah bagi usaha mereka.

"Kalau malam Minggu seperti ini Alhamdulillah dagangan lebih ramai. Semoga pengunjung semakin banyak dan taman ini terus dijaga kebersihan serta keamanannya," ujar Siti, pedagang minuman.

Meski demikian, dari hasil pantauan lapangan dan aspirasi yang disampaikan sejumlah pengunjung kepada wartawan MSRI, masih terdapat harapan agar penataan kawasan, khususnya area bermain anak, dapat lebih dioptimalkan.

Beberapa pengunjung menilai aktivitas berjualan yang berada terlalu dekat dengan wahana permainan membuat ruang gerak anak menjadi kurang leluasa.

"Kami berharap area bermain anak benar-benar menjadi zona khusus untuk anak-anak. Pedagang tetap kami dukung karena mereka juga mencari nafkah, namun akan lebih baik jika ditempatkan pada area yang lebih tertata sehingga anak-anak dapat bermain dengan lebih aman dan nyaman," ungkap salah seorang orang tua yang sedang mendampingi putranya bermain.

Menurut para pengunjung, penataan tersebut bukan untuk membatasi aktivitas UMKM, melainkan sebagai upaya menciptakan keseimbangan antara ruang publik yang ramah anak dan kawasan kuliner yang tertib. Dengan penataan yang lebih baik, seluruh fasilitas diyakini dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengurangi hak para pelaku usaha untuk mencari penghasilan.

Sebagai media yang mengedepankan fungsi kontrol sosial sesuai amanat Undang-Undang Pers, Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) memandang bahwa keberhasilan Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan ruang publik yang berkualitas patut diapresiasi. Namun demikian, berbagai aspirasi masyarakat juga penting menjadi perhatian sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan fasilitas yang sudah ada.

Ke depan, masyarakat berharap Pemerintah Kota Surabaya bersama instansi terkait dapat terus melakukan pembenahan secara bertahap, khususnya dalam penataan area bermain anak dan kawasan UMKM, sehingga Taman Bungkul tetap menjadi ruang publik yang aman, nyaman, ramah anak, tertib, serta mampu menjadi kebanggaan Kota Surabaya dan destinasi wisata keluarga yang semakin berkualitas.

Reporter: Excel Adji Wijaya

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama