MSRI, JOMBANG - Pemerintah Kabupaten Jombang bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda kawasan permukiman warga di Desa Kebonagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Rabu (12/8/2026). Tidak hanya mengutamakan penanganan saat kondisi darurat, Pemkab Jombang juga bergerak pada tahap pemulihan dengan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar dan material untuk memperbaiki rumah warga terdampak.
Merespons instruksi Bupati Jombang, tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar lima menit setelah laporan diterima. Respons cepat tersebut berhasil mengendalikan dan melokalisasi kobaran api di tengah kepadatan permukiman, sehingga api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.
Dalam kejadian tersebut, kebakaran berdampak pada tiga unit rumah yang dihuni dua Kepala Keluarga (KK). Petugas juga berhasil mengamankan kawasan di sisi timur lokasi kejadian dari ancaman perluasan api.
Pasca-kebakaran, Pemkab Jombang langsung menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi kasur lipat, makanan siap saji, peralatan memasak, perlengkapan makan, selimut, pakaian pria dan wanita, paket kesehatan, kompor, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan mendesak warga sekaligus memastikan korban tetap mendapatkan dukungan selama menjalani masa pemulihan pascamusibah.
Pemkab Turut Dukung Pemulihan Rumah Warga
Penanganan tidak berhenti pada bantuan logistik. Bupati Jombang juga menginstruksikan dukungan terhadap pemulihan fisik rumah warga yang terdampak kebakaran.
Pemkab Jombang menyalurkan material bangunan berupa 5.000 batu bata, 20 batang kayu blandar, dua truk pasir, 10 sak semen, dan 40 lembar atap galvalum.
Material tersebut diserahkan melalui pemerintah desa setempat untuk mendukung proses perbaikan rumah secara gotong royong bersama masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi tempat tinggal warga sekaligus meringankan beban korban.
Kepala dinas terkait, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen untuk hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
Menurutnya, bantuan kebutuhan pokok dan material bangunan tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi korban sekaligus mempercepat proses pemulihan.
“Pemerintah Kabupaten Jombang berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun mendukung proses pemulihan rumah warga,” ujarnya.
Bupati dan Jajaran Pemkab Tinjau Lokasi
Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Kebonagung sekitar pukul 12.30 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan daerah memantau kondisi pascakebakaran sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak.
Kehadiran langsung jajaran Pemkab Jombang tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan korban berjalan secara terkoordinasi, mulai dari fase tanggap darurat hingga proses pemulihan.
Solidaritas Warga dan Dunia Usaha
Dukungan terhadap korban juga datang dari masyarakat, pemerintah desa, kelompok pemberdayaan masyarakat, serta sektor swasta.
Bantuan dana sosial yang terhimpun terdiri atas donasi masyarakat Desa Kebonagung sebesar Rp17.233.000, Pemerintah Desa Kebonagung Rp3.000.000, Koperasi Wanita Rp2.500.000, UP2K PKK Rp2.500.000, serta dukungan CSR dari PT Irfai Berkah Sejahtera sebesar Rp10.000.000.
Total dukungan dana tersebut mencapai Rp37.233.000. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.
Pemkab Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Di tengah kondisi cuaca yang panas dan cenderung kering, Pemkab Jombang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Apabila pembakaran tidak dapat dihindari, pengawasan harus dilakukan secara ketat dan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
Pemkab Jombang menilai kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran, terlebih potensi kebakaran permukiman dapat meningkat ketika kondisi lingkungan kering dan terdapat aktivitas pembakaran yang tidak diawasi.
Peristiwa di Desa Kebonagung menjadi pengingat bahwa kecepatan penanganan sangat penting ketika bencana terjadi. Namun, pencegahan melalui kesadaran, kewaspadaan, dan kepedulian bersama tetap menjadi langkah utama agar musibah serupa tidak kembali terjadi.
Reporter: Cak Loem
Kabiro MSRI Jombang Jawa Timur
Editor: Redaksi MSRI
MSRI | Perspektif • Akurat • Terpercaya.
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments