Tulungagung Wakili Jawa Timur pada Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Plt. Bupati: Momentum Memperkuat Komitmen Menjaga Kelestarian Hutan

Tulungagung Wakili Jawa Timur pada Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Plt. Bupati: Momentum Memperkuat Komitmen Menjaga Kelestarian Hutan

MSRI, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (9/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan terhadap Kelompok Tani Hutan (KTH) Sumber Lestari Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, yang dipercaya mewakili Provinsi Jawa Timur pada kategori Kelompok Tani Hutan Maju.

Informasi ini dihimpun wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) dari lokasi kegiatan.

Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menyambut langsung kedatangan Tim Penilai Kementerian Kehutanan RI bersama Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Dalam keterangannya kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Baharudin menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai yang dinilai menjadi penyemangat bagi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Penilai Lomba Wana Lestari dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia serta Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur yang telah berkenan hadir di Kabupaten Tulungagung," ujar Baharudin.

Ia menjelaskan, KTH Sumber Lestari sebelumnya berhasil meraih prestasi terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur sehingga berhak melaju sebagai wakil provinsi pada ajang nasional.

"Hari ini dilakukan verifikasi lapangan oleh tim penilai dari Kementerian Kehutanan. Ini menjadi kebanggaan karena Tulungagung dipercaya mewakili Jawa Timur di tingkat nasional," katanya.

Menurut Baharudin, berbagai persiapan telah dilakukan secara matang melalui pendampingan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dinas Kehutanan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, hingga Pemerintah Desa Samar.

Tim penilai dijadwalkan meninjau langsung kawasan yang dikelola KTH Sumber Lestari guna memastikan implementasi pengelolaan hutan lestari berbasis masyarakat sesuai dengan indikator penilaian nasional.

"Penilaiannya langsung di lokasi kelompok tani hutan di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, sehingga seluruh aktivitas pengelolaan dapat dilihat secara nyata," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati berharap capaian KTH Sumber Lestari mampu menjadi inspirasi bagi kelompok tani hutan lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Harapan kami, lomba ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengelola hutan secara baik dan berkelanjutan. Kami juga berharap tim juri memberikan masukan agar kekurangan yang ada dapat terus diperbaiki. Semoga Tulungagung mampu meraih prestasi terbaik di tingkat nasional," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KTH Sumber Lestari Desa Samar mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kelompoknya sebagai wakil Jawa Timur. 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh anggota dalam menjaga kelestarian kawasan hutan melalui penanaman pohon, konservasi lingkungan, serta pengembangan usaha berbasis hasil hutan bukan kayu.

"Semua ini tidak lepas dari dukungan pemerintah desa, pemerintah daerah, Dinas Kehutanan, dan seluruh masyarakat. Kami siap menunjukkan hasil kerja nyata kepada tim penilai," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menilai keberhasilan KTH Sumber Lestari menjadi bukti bahwa pengelolaan hutan berbasis masyarakat mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Pengelolaan hutan lestari harus menjadi gerakan bersama. Apa yang telah dilakukan Tulungagung diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Jawa Timur," tegasnya.

Lomba Wana Lestari merupakan program tahunan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia yang bertujuan memberikan apresiasi kepada kelompok masyarakat, pemerintah desa, serta para pegiat kehutanan yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan hutan secara lestari, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung optimistis KTH Sumber Lestari mampu mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional sekaligus menjadi teladan dalam menjaga kelestarian hutan bagi generasi masa depan.

Reporter: Roni Yuwantoko

Kaperwil MSRI Jawa Timur

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama