Konser Akbar Monas 2026 Digelar Malam Ini, Lalu Lintas di Kawasan Monas Diatur Fleksibel Tanpa Penutupan Jalan Sejak Awal

Konser Akbar Monas 2026 Digelar Malam Ini, Lalu Lintas di Kawasan Monas Diatur Fleksibel Tanpa Penutupan Jalan Sejak Awal

MSRI, JAKARTA – Pemerintah menerapkan rekayasa lalu lintas secara fleksibel di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, saat pelaksanaan Konser Akbar Monas 2026 pada Sabtu (18/7/2026) malam. Skema tersebut diterapkan tanpa penutupan jalan sejak awal sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mengantisipasi meningkatnya jumlah pengunjung yang diperkirakan memadati lokasi acara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) di lokasi, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas mulai pukul 18.30 hingga 21.00 WIB, bertepatan dengan berlangsungnya konser di kawasan Silang Tenggara Monas.

Meski demikian, pengalihan arus maupun penutupan sejumlah ruas jalan tidak dilakukan secara langsung. Kebijakan tersebut bersifat situasional dan akan diberlakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Kepala Bagian Bina Operasi (Kabag Bin Ops) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup akses jalan sejak awal pelaksanaan kegiatan. Penutupan hanya dilakukan apabila kepadatan kendaraan dan membludaknya pengunjung dinilai sudah mengganggu kelancaran lalu lintas.

"Kami tidak melakukan penutupan sejak awal. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional, tergantung kondisi di lapangan," ujar Kompol Robby Hefados dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Adapun ruas jalan yang menjadi fokus pengamanan dan pemantauan petugas meliputi Jalan Medan Merdeka Selatan, akses menuju Pintu Gambir, serta Jalan Medan Merdeka Timur. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan tersebut diimbau memilih jalur alternatif selama konser berlangsung.

Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah jalur pengalihan arus. Kendaraan dari arah Harmoni menuju Bundaran HI diarahkan melalui Jalan Majapahit hingga Jalan MH Thamrin. Sementara arus dari Bundaran HI menuju Senen dialihkan melalui Jalan Majapahit, Jalan Ir. H. Juanda, hingga Gunung Sahari.

Bagi pengendara dari arah Tanah Abang menuju Tugu Tani, rute alternatif disiapkan melalui Jalan Jati Baru Raya dan Jalan Kebon Sirih. Sedangkan kendaraan dari Tugu Tani menuju Tanah Abang diarahkan melintasi Jalan Medan Merdeka Timur hingga Jalan Majapahit.

Selain pengaturan lalu lintas, aparat juga menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi di kawasan IRTI Monas, Gambir, dan Masjid Istiqlal. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi parkir liar yang berpotensi memicu kemacetan di sekitar lokasi konser.

Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar menyesuaikan rute perjalanan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan. Penggunaan transportasi umum juga disarankan guna mengurangi kepadatan kendaraan pribadi.

Konser Akbar Monas 2026 yang dipimpin konduktor Stephen Tong diperkirakan akan dihadiri ribuan penonton. Sebagai salah satu agenda hiburan berskala besar di ruang publik Ibu Kota, pemerintah berharap pelaksanaan acara dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun kelancaran arus lalu lintas di pusat Kota Jakarta.

Reporter: Aditya

Kabiro DKI Jakarta

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama