Tholabul Ilmi sebagai Jalan Menuju Keberkahan: Majelis Penggoasan Rutin di Ponpes Internasional Al-Illiyin Tekankan Cinta Ilmu, Akhlak, dan Kepedulian Antar-Santri

Tholabul Ilmi sebagai Jalan Menuju Keberkahan: Majelis Penggoasan Rutin di Ponpes Internasional Al-Illiyin Tekankan Cinta Ilmu, Akhlak, dan Kepedulian Antar-Santri

MSRI, GRESIK – Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin, Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, kembali menggelar Majelis Penggoasan Rutin Tholabul Ilmi pada Sabtu (18/7/2026) malam. Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap Sabtu malam ini berlangsung khidmat dan diikuti para santri serta jamaah sebagai sarana memperdalam ilmu agama, memperkuat akhlak, dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Majelis dimulai dengan pembacaan Maulid Simtudduror dan Jam'iyah Sholawat Ibrohimiyah, menciptakan suasana religius yang sarat dengan dzikir dan sholawat. Kegiatan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dengan menghadirkan Abuya Ahmad Yani Iliyin, Mursyid Tunggal Jam'iyah Sholawat Ibrohimiyah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin.

Dalam tausiyahnya, Abuya Ahmad Yani Iliyin mengajak seluruh santri dan jamaah untuk senantiasa meluruskan niat dalam menuntut ilmu semata-mata karena Allah SWT. Menurutnya, ilmu yang dipelajari dengan penuh keikhlasan bukan hanya menjadi bekal kehidupan di dunia, tetapi juga menjadi jalan menuju keselamatan dan kemuliaan di akhirat.

Majelis juga mengingatkan tentang besarnya keutamaan membantu dan mencintai para penuntut ilmu sebagaimana dinukil dari nasihat ulama Malik bin Dinar. Dukungan kepada para pencari ilmu, guru, ustaz, maupun lembaga pendidikan dipandang sebagai bagian dari menjaga keberlangsungan ilmu dan dakwah Islam di tengah masyarakat.


Selain menekankan pentingnya ilmu, majelis turut mengingatkan bahwa keberhasilan seorang santri tidak hanya diukur dari luasnya pengetahuan, tetapi juga dari keluhuran akhlak. Ilmu yang disertai adab, keikhlasan, dan ketakwaan akan menjadi cahaya yang membawa keberkahan bagi kehidupan pribadi maupun masyarakat.

Pesan penuh makna yang disampaikan kepada para santri adalah agar senantiasa menjaga niat dalam menuntut ilmu.

"Monggo diniatkan selalu tholabul ilmi. Insyaallah umur manfaat dan barokah."

Pesantren Harus Bebas dari Bullying dan Perploncoan

Dalam kesempatan tersebut, pengasuh pesantren juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Seluruh santri diingatkan agar tidak melakukan tindakan bullying, intimidasi, perundungan, maupun perploncoan terhadap santri lainnya, terutama kepada santri baru yang sedang beradaptasi dengan lingkungan pesantren.


Santri senior diharapkan menjadi teladan dengan membimbing, mendampingi, dan membantu santri junior, bukan sebaliknya melakukan tindakan yang dapat menimbulkan trauma atau rasa takut.

Pihak pesantren menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi senioritas yang berlebihan maupun kekerasan yang dibungkus dengan alasan tradisi. Candaan yang mempermalukan, menyakiti, atau membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri tidak sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Islam.

Menurut pengasuh, pendidikan di pesantren sejatinya adalah proses membentuk manusia yang berilmu sekaligus berakhlakul karimah. Karena itu, seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin diajak membangun budaya saling menghormati, saling menjaga, dan saling membantu.

Membentuk Generasi Santri Berilmu dan Berakhlak

Majelis Tholabul Ilmi diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter yang tidak hanya memperkaya wawasan keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai kesabaran, kedisiplinan, penghormatan kepada guru, kecintaan kepada ulama, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab menjaga nama baik pesantren.

Semangat mencari ilmu harus berjalan beriringan dengan semangat memperbaiki akhlak. Santri tidak hanya dituntut menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang lembut, sikap yang santun, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan rutin Tholabul Ilmi, pembacaan Maulid Simtudduror, dan Jam'iyah Sholawat Ibrohimiyah, Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin berharap dapat melahirkan generasi santri yang kuat secara spiritual, unggul dalam ilmu pengetahuan, serta berakhlak mulia.

Dengan menjadikan ilmu, adab, dzikir, sholawat, dan persaudaraan sebagai fondasi kehidupan, diharapkan lahir generasi yang mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Reporter: Mulyadi Budi Santoso (Cak Loem)

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama