MSRI, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (1/10/2026) pagi.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., selaku Inspektur Upacara.
Forkopimda dan Unsur Masyarakat Hadir
Pantauan wartawan MSRI di lokasi, upacara berlangsung tertib dan khidmat. Sejumlah unsur Forkopimda Tulungagung, kepala OPD, instansi vertikal, serta peserta upacara dari unsur TNI, Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan, pelajar dan pemuda turut hadir.
Rangkaian prosesi berlangsung dengan tertib, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta hingga pembacaan ikrar. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Pancasila Pemersatu Bangsa
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Dalam amanatnya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Momentum 1 Oktober, menurutnya, juga menjadi pengingat untuk menghormati jasa para Pahlawan Revolusi sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai dinamika kehidupan nasional.
Dan Yonif TP 886/Panjalu Jayati: Pancasila Harus Diamalkan
Usai pelaksanaan upacara, Komandan Yonif TP 886/Panjalu Jayati Letkol Inf. Mohammad Isa, S.I.P., memberikan keterangan kepada awak media, termasuk wartawan MSRI.
Ia menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya dimaknai sebatas seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila adalah kekuatan utama yang menjaga keutuhan NKRI sekaligus merawat kebersamaan kita di wilayah Tulungagung,” tegas Letkol Inf. Mohammad Isa.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap sinergi Pemerintah Daerah, TNI-Polri dan masyarakat Tulungagung dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas wilayah.
Meneguhkan Persatuan di Bumi Marmer
Upacara berlangsung lancar dan ditutup dengan doa bersama.
Informasi yang dihimpun MSRI, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tulungagung menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ideologi negara, merawat kebhinekaan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Lebih dari sekadar agenda tahunan, peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa persatuan membutuhkan komitmen dan pengamalan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dengan semangat “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera”, Tulungagung diharapkan terus menjaga kehidupan masyarakat yang kondusif, toleran dan harmonis sebagai bagian dari upaya memperkokoh persatuan di Jawa Timur.
MSRI – Perspektif • Akurat • Terpercaya
dibaca






Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments