Jelang Kongres Jilid I, DPW PNI Merdeka Provinsi Jatim Perkuat Konsolidasi dan Satukan Barisan

Jelang Kongres Jilid I, DPW PNI Merdeka Provinsi Jatim Perkuat Konsolidasi dan Satukan Barisan

MSRI, SURABAYA - Menjelang pelaksanaan Kongres Jilid I PNI Merdeka, jajaran DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur menggelar konsolidasi dan pemantapan untuk menyatukan visi, misi, serta memperkuat soliditas kader.

Kegiatan berlangsung di Resto Bakso Cak Lar, Jalan Banyu Urip No. 41, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jumat (14/8/2026), mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Konsolidasi tersebut dihadiri Calon Ketua DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur Slamet Pramono, yang akrab disapa Cak Bram, Calon Sekretaris Anang Suiwan, Calon Bendahara Eka Fitria Agustina, serta seluruh kaderisasi DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, namun tetap menekankan pentingnya disiplin organisasi, kesamaan arah perjuangan, serta kesiapan menghadapi agenda besar Kongres Jilid I PNI Merdeka yang akan digelar di Hotel Jayakarta Bandung, Jawa Barat, pada 16–18 Agustus 2026.

Cak Bram: Jangan Hanya Besar Secara Struktur, tetapi Harus Kuat dalam Perjuangan

Calon Ketua DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur, Slamet Pramono atau Cak Bram, menegaskan bahwa konsolidasi merupakan langkah penting untuk membangun organisasi yang solid, tertata, dan memiliki arah perjuangan yang jelas.

“Kita tidak ingin membangun organisasi hanya besar secara struktur, tetapi lemah dalam kebersamaan. Yang kita bangun adalah kekuatan yang lahir dari persatuan, komunikasi dan komitmen bersama. Setiap kader harus memahami bahwa perjuangan organisasi pada akhirnya harus memberikan manfaat dan membawa suara masyarakat,” tegas Cak Bram.

Menurutnya, perbedaan pandangan di dalam organisasi merupakan hal yang wajar selama tetap ditempatkan dalam semangat persaudaraan dan kepentingan bersama.

“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan berbeda dalam tujuan. Kita satukan langkah, kita kuatkan barisan dan kita jaga marwah organisasi. Jawa Timur harus hadir sebagai kekuatan yang solid dan siap menjalankan amanah organisasi,” ujarnya.

Cak Bram juga mengajak seluruh kader menjadikan Kongres Jilid I sebagai momentum memperkuat persatuan, bukan sekadar agenda seremonial.

“Kita menuju kongres dengan kepala tegak, membawa semangat kebersamaan dan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi. Setelah kongres, pekerjaan kita justru semakin besar. Konsolidasi harus terus berjalan sampai ke akar rumput,” tambahnya.

Anang Suiwan: Konsolidasi Harus Menghasilkan Kerja Nyata

Calon Sekretaris DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur, Anang Suiwan, menekankan pentingnya membangun organisasi melalui sistem kerja yang tertib, komunikasi yang efektif, serta pembagian tugas yang jelas.

“Konsolidasi jangan berhenti pada pertemuan dan pembicaraan. Harus ada langkah nyata. Kita perlu menyatukan visi, memperkuat koordinasi dan memastikan setiap kader memahami tugas serta tanggung jawabnya,” kata Anang.

Ia menilai kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur, tetapi juga oleh kemampuan seluruh kader dalam menjaga komunikasi dan bekerja secara konsisten.

“Kita ingin DPW PNI Merdeka Jawa Timur menjadi organisasi yang solid, tertib dan mampu bergerak bersama. Semua harus saling menguatkan, bukan saling melemahkan. Dari Jawa Timur kita tunjukkan bahwa persatuan adalah kekuatan,” tegasnya.

Eka Fitria Agustina: Amanah Organisasi Harus Dijaga dengan Tanggung Jawab

Calon Bendahara DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur, Eka Fitria Agustina, menyampaikan bahwa kekuatan organisasi juga harus dibangun melalui tata kelola yang baik, transparan dan penuh tanggung jawab.

“Kebersamaan adalah modal utama organisasi. Tetapi kebersamaan harus dibarengi dengan tanggung jawab. Setiap amanah yang diberikan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Eka.

Ia menambahkan, seluruh kader harus memiliki rasa memiliki terhadap organisasi serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

“Mari kita bangun organisasi dengan semangat gotong royong, keterbukaan dan profesionalitas. Tidak ada yang berjalan sendiri. Kita bekerja bersama untuk tujuan yang sama dan untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Cak Heri: Kader Harus Siap Bergerak

Sementara itu, Cak Heri, salah satu calon kaderisasi DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur, menegaskan bahwa kaderisasi harus menjadi kekuatan utama dalam membangun organisasi.

“Kader adalah ujung tombak organisasi. Karena itu, kita harus siap bergerak, siap belajar dan siap bekerja bersama. Jangan hanya berkumpul ketika ada agenda, tetapi harus ada kesinambungan dalam menjalankan perjuangan organisasi,” ujar Cak Heri.

Ia menambahkan, kaderisasi harus mampu melahirkan kader yang memiliki loyalitas, kedisiplinan dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Kita ingin kader Jawa Timur benar-benar memahami nilai perjuangan PNI Merdeka dan mampu hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Cak Putut: Jangan Terpecah, Kita Harus Satu Barisan

Senada, Cak Putut, calon kaderisasi DPW PNI Merdeka Jawa Timur, mengajak seluruh kader menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.

“Kita harus satu barisan. Perbedaan adalah bagian dari dinamika organisasi, tetapi jangan sampai menjadi alasan untuk saling menjauh. Kalau kita kompak, organisasi akan kuat. Kalau kita berjalan sendiri-sendiri, perjuangan akan sulit mencapai tujuan,” tegas Cak Putut.

Ia berharap semangat konsolidasi tersebut tidak berhenti pada momentum menjelang kongres, tetapi menjadi budaya organisasi dalam menjalankan agenda ke depan.

“Kita ingin setelah kongres nanti semakin solid, semakin kompak dan semakin dekat dengan masyarakat. Semangatnya sederhana: bersama masyarakat dan Jawa Timur bersatu,” pungkasnya.

Satu Visi, Satu Tekad, Jawa Timur Bersatu

Dalam konsolidasi tersebut, jajaran DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur juga melakukan pemantapan persiapan menuju Kongres Jilid I serta menyatukan yel-yel sebagai simbol semangat, kekompakan dan identitas perjuangan kader Jawa Timur.


Semangat Bersama, Ditutup Doa, Foto Bersama dan Ramah Tamah

Dengan penuh semangat, seluruh peserta menggemakan yel-yel:

“PNI Merdeka!”

“Bersama Masyarakat!”

“Jawa Timur Bersatu!”

Gemuruh yel-yel tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan, kekompakan, serta tekad seluruh jajaran DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur untuk terus menyatukan langkah dalam menjalankan agenda organisasi.

Rangkaian kegiatan konsolidasi dan pemantapan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh rangkaian perjuangan dan agenda organisasi PNI Merdeka, khususnya DPW Jawa Timur, senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, persatuan dan keberkahan.

Usai doa, seluruh jajaran Calon Ketua, Calon Sekretaris, Calon Bendahara dan kaderisasi DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur melakukan foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan, kekompakan dan tekad untuk melangkah bersama menuju Kongres Jilid I di Bandung.

Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama, menciptakan suasana kekeluargaan yang semakin mempererat hubungan antarkader. Dalam suasana santai tersebut, para peserta saling berbincang, bertukar gagasan dan memperkuat komunikasi menjelang pelaksanaan kongres.

Konsolidasi ini menjadi penegasan bahwa DPW PNI Merdeka Provinsi Jawa Timur siap menjaga soliditas, menyatukan langkah dan memperkuat komitmen organisasi untuk hadir bersama masyarakat.

PNI Merdeka!

Bersama Masyarakat!

Jawa Timur Bersatu!

Reporter: M. Saiin

MSRI - Perspektif • Akurat • Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama