MSRI, JOMBANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang terus meningkatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui program podcast “Humas RSUD Jombang Menyapa”. Dalam edisi terbaru yang tayang pada Senin (11/5/2026), tema yang diangkat adalah pentingnya pemeriksaan USG untuk mendeteksi penyebab nyeri perut secara dini. Narasumber dalam podcast tersebut adalah dokter spesialis radiologi, dr. Ikhsan Nugroho.
Dalam pemaparannya, dr. Ikhsan menjelaskan bahwa nyeri perut merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat. Namun, banyak orang masih menganggapnya sebagai gangguan ringan yang cukup diatasi dengan obat bebas tanpa pemeriksaan medis lebih lanjut. Padahal, nyeri perut dapat menjadi tanda adanya gangguan serius pada organ-organ vital di dalam tubuh.
“Kalau nyeri perut itu paling tidak enak. Untuk bekerja tidak nyaman, untuk berpikir juga terganggu, apalagi bagi masyarakat yang pekerjaannya membutuhkan tenaga fisik seperti mengangkat barang atau bekerja di lapangan. Nyeri perut bisa membuat aktivitas sehari-hari menjadi terhambat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, di dalam rongga perut terdapat banyak organ penting seperti lambung, hati, limpa, kantung empedu, ginjal, usus, hingga organ reproduksi perempuan. Karena itu, penyebab nyeri perut tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan dugaan pribadi.
Menurut dr. Ikhsan, masyarakat kerap mengidentikkan sakit perut dengan penyakit lambung. Padahal, keluhan tersebut bisa saja disebabkan gangguan ginjal, batu empedu, infeksi usus buntu, hingga masalah pada organ reproduksi.
“Memang rata-rata penyebabnya lambung, tetapi kalau ternyata bukan lambung maka penanganannya akan berbeda. Karena itu, langkah paling tepat adalah memeriksakan diri ke dokter ketika obat warung sudah tidak mempan,” jelasnya.
Dalam proses pemeriksaan, dokter akan menganalisis lokasi nyeri yang dirasakan pasien. Nyeri di bagian kanan atas misalnya, dapat mengarah pada gangguan hati atau empedu, sedangkan nyeri di bagian kanan bawah bisa menjadi tanda usus buntu. Pemeriksaan fisik sederhana juga dilakukan guna membantu menentukan kemungkinan penyebab penyakit sebelum pasien menjalani pemeriksaan penunjang.
Selain itu, dr. Ikhsan mengingatkan masyarakat agar lebih peka terhadap tanda bahaya dari tubuh, seperti munculnya benjolan, nyeri berkepanjangan, atau keluhan yang hilang timbul namun semakin berat.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi buang air kecil bercampur darah harus segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan karena dapat menjadi indikasi gangguan serius pada saluran kemih maupun ginjal.
“Kalau ada darah saat kencing, itu sudah menjadi alarm yang harus diwaspadai dan tidak boleh disepelekan,” tegasnya.
Sebagai dokter spesialis radiologi, dr. Ikhsan menjelaskan bahwa salah satu metode pemeriksaan paling efektif untuk mendeteksi penyebab nyeri perut adalah USG atau ultrasonografi. Pemeriksaan ini dinilai aman karena tidak menggunakan radiasi seperti CT Scan maupun rontgen.
Menurutnya, USG mampu menampilkan kondisi organ tubuh secara real-time sehingga dokter dapat melihat kondisi organ dalam tubuh dengan lebih detail. Pemeriksaan ini sangat membantu dalam mendeteksi berbagai gangguan seperti batu empedu, gangguan hati, kelainan ginjal, hingga masalah pada organ reproduksi.
“Kelebihan USG adalah tanpa radiasi sehingga aman digunakan. Berbeda dengan CT Scan atau rontgen yang memiliki batas penggunaan tertentu. Dengan USG, kondisi organ dalam perut dapat terlihat lebih jelas dan detail,” paparnya.
Saat ini, RSUD Jombang telah menyediakan layanan pemeriksaan USG bagi masyarakat umum. Layanan tersebut dapat diakses secara mandiri maupun menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan sesuai prosedur yang berlaku.
Melalui edukasi kesehatan yang terus dilakukan, pihak rumah sakit berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dan tidak mengabaikan gejala sekecil apa pun yang muncul pada tubuh. Pemeriksaan sejak dini dinilai sangat penting guna mencegah penyakit berkembang lebih parah serta meningkatkan peluang kesembuhan pasien.
Dengan adanya program “Humas RSUD Jombang Menyapa”, RSUD Jombang berharap informasi kesehatan dapat tersampaikan lebih luas kepada masyarakat sehingga mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
{Cak Loem}
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments