MSRI, BATANG-JAWA TENGAH -- Cahaya tauhid dan semangat kebangkitan umat Islam memancar kuat dalam prosesi pelantikan pengurus JATMA ASWAJA Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berlangsung khidmat di Batang, Minggu (03/05/2026).
Momentum ini tidak sekadar menjadi seremoni organisasi, melainkan menjelma sebagai ruang sakral konsolidasi umat dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta ikhtiar menuju kemandirian ekonomi yang berkeadaban.
Ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi acara dengan penuh antusias dan kekhusyukan. Hadir para ulama, habaib, tokoh masyarakat, serta kader JATMA ASWAJA yang larut dalam suasana religius yang sarat makna spiritual.
Kehadiran ulama kharismatik, Habib Luthfi bin Yahya, menjadi poros perhatian sekaligus sumber pencerahan dalam mengarahkan visi perjuangan organisasi ke depan. Dalam tausiyahnya yang penuh hikmah, beliau menegaskan bahwa kalimat tauhid merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban umat.
“Kalimat Lā ilāha illā Allāh bukan sekadar lafaz, melainkan cahaya yang mensucikan hati. Dari hati yang bersih akan lahir kejernihan berpikir, keteguhan bertindak, serta keberkahan dalam kehidupan,” tuturnya dengan penuh keteduhan.
Beliau menekankan, kekuatan umat Islam tidak bertumpu pada kuantitas semata, melainkan pada kualitas ruhani yang terjaga melalui dzikir, penguatan akhlak, serta keteladanan terhadap sunnah Rasulullah SAW. Dari sanalah, lanjutnya, akan lahir generasi yang tangguh, berilmu, dan berintegritas.
Lebih jauh, pesan kebangsaan turut mengemuka. Indonesia, menurut beliau, adalah amanah Ilahi yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran kolektif.
“Indonesia bukan sekadar tanah air, tetapi amanah yang di dalamnya terpatri kehormatan dan jati diri bangsa. Menjaganya adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Seruan menjaga ukhuwah dan persatuan juga menjadi penekanan penting. Umat Islam diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi perpecahan yang dapat melemahkan sendi-sendi kebangsaan. Dalam pandangannya, kejernihan hati akan melahirkan kecerdasan intelektual yang mampu mendorong kemajuan di berbagai sektor kehidupan—mulai dari pendidikan, pertanian, hingga ekonomi dan ilmu pengetahuan.
Sementara itu, kehadiran Ketua PW JATMA ASWAJA Jawa Timur, Abuya Ahmad Yani Iliyin, bersama jajaran pengurusnya, menjadi simbol kokohnya sinergi lintas wilayah. Kehadiran ini menegaskan komitmen kolektif dalam memperkuat jaringan dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah yang moderat, inklusif, dan menyejukkan.
Dalam kesempatan tersebut, Abuya Ahmad Yani Iliyin juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program strategis organisasi, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi umat sebagai pilar penting kebangkitan.
Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), beliau menegaskan bahwa sinergi lintas daerah menjadi kekuatan utama dalam memperluas gerakan dakwah sekaligus membangun kemandirian umat yang berkelanjutan. Komitmen tersebut turut disampaikan pula dalam forum silaturahmi terbatas bersama para tokoh dan pengurus pusat sebelum acara dimulai.
Pelantikan ini juga mengusung misi besar dalam membangun ketahanan ekonomi umat. Salah satu program unggulan yang digaungkan adalah pengelolaan ribuan hektare lahan pertanian sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan memadukan kekuatan spiritual dan program ekonomi yang terarah, JATMA ASWAJA optimistis mampu menjadi motor penggerak kebangkitan umat yang berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan dalam suasana penuh kekhusyukan, memohon keberkahan serta kekuatan dalam mengemban amanah organisasi. Nuansa haru dan harap menyelimuti seluruh hadirin, menegaskan bahwa perjalanan JATMA ASWAJA ke depan bukan sekadar agenda struktural, melainkan bagian dari ikhtiar besar membangun masa depan umat dan bangsa.
Pelantikan ini menjadi penanda bahwa ketika dzikir, ilmu, dan semangat kebangsaan berpadu dalam satu harmoni, maka akan lahir kekuatan besar yang menerangi jalan menuju Indonesia yang mandiri, bermartabat, dan dilimpahi keberkahan.
{Cak Loem}
dibaca


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments