Reshuffle Kabinet Jilid V: Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Pejabat Baru

Reshuffle Kabinet Jilid V: Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Pejabat Baru
Dok, foto: Reshuffle Kabinet Jilid V: Presiden Prabowo Subianto Lantik 6 Pejabat Baru. Senin, 27 April 2026.

MSRI, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik enam pejabat negara dalam reshuffle Kabinet Merah Putih jilid V yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat efektivitas koordinasi serta akselerasi program prioritas nasional.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), mayoritas pejabat yang dilantik merupakan figur yang sebelumnya telah mengemban jabatan penting di lingkungan pemerintahan. Perombakan ini lebih menekankan pada reposisi strategis guna mengoptimalkan kinerja kabinet.

Nama Muhammad Qodari yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Posisi KSP selanjutnya diisi oleh Dudung Abdurachman yang sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden.

Sementara itu, Hanif Faisol Nurofiq yang sebelumnya menjabat Menteri Lingkungan Hidup digeser menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. Di sisi lain, Hasan Nasbi dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Selanjutnya, Abdul Kadir Karding dipercaya sebagai Kepala Badan Karantina Nasional. Adapun posisi Menteri Lingkungan Hidup kini diemban oleh Jumhur Hidayat.

Keenam pejabat tersebut tampak hadir mengenakan setelan jas lengkap dengan peci hitam dan dasi biru, mencerminkan suasana resmi dan khidmat prosesi pelantikan di Istana Negara.

Usai pelantikan, Dudung Abdurachman menyatakan kesiapannya menjalankan amanah yang diberikan Presiden. “Saya prajurit, harus siap, apalagi ini perintah Presiden,” tegasnya kepada awak media.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan dilakukan serah terima jabatan dari posisi sebelumnya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional. Dudung juga mengungkapkan bahwa peran KSP ke depan akan difokuskan pada pengendalian, pengawasan, serta percepatan pelaksanaan program prioritas nasional.

“Arahan Presiden jelas, KSP memiliki peran strategis dalam memastikan program prioritas berjalan efektif. Detailnya akan kami sampaikan setelah proses pelantikan ini,” ujarnya.

Langkah reshuffle ini dinilai sebagai bagian dari konsolidasi internal pemerintahan guna menjawab tantangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor strategis.

{Redaksi MSRI}

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama