Penggerebekan Dugaan Narkoba di Lingkungan Dindik Lumajang, Polisi Amankan Sejumlah Orang di Aula Dinas

Penggerebekan Dugaan Narkoba di Lingkungan Dindik Lumajang, Polisi Amankan Sejumlah Orang di Aula Dinas

MSRI, LUMAJANG – Dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyita perhatian publik setelah aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang melakukan penggerebekan di aula dinas tersebut pada Senin malam (27/4/2026).

Peristiwa ini cepat menyebar di tengah masyarakat dengan narasi “narkoba masuk Dindik” dan memicu kehebohan warga. Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB, sejumlah pria terlihat diamankan petugas dan digiring ke kendaraan dinas. Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani tes urine guna memastikan indikasi penggunaan zat terlarang.

Dalam proses tersebut, satu orang tampak diborgol dan langsung diamankan secara khusus. Selanjutnya, seluruh individu yang terjaring operasi dibawa ke Mapolres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satresnarkoba.

Kepala Seksi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), ia menyampaikan bahwa informasi yang beredar terkait dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Dindik memiliki dasar dari temuan di lapangan. 

“Memang benar ada kegiatan penindakan di lokasi tersebut. Dari beberapa orang yang diamankan, dua di antaranya diketahui merupakan pegawai Dinas Pendidikan Lumajang,” jelasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri jenis narkotika yang diduga digunakan, kemungkinan keterlibatan jaringan, serta motif dan latar belakang kejadian yang terjadi di lingkungan instansi pendidikan tersebut.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan masyarakat, mengingat lingkungan instansi pemerintah terutama sektor pendidikan diharapkan menjadi ruang yang bersih dan memberi teladan.

Publik pun mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. 

{Yoga}

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama