MSRI, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap melakukan revitalisasi Kebun Binatang Surabaya (KBS) dengan konsep desain baru yang lebih modern dan tertata. Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik wisata kota.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat meninjau langsung kawasan KBS pada Jumat (24/4/2026) pagi menyampaikan bahwa perubahan akan difokuskan pada tampilan pintu masuk, penataan ruang terbuka, serta penguatan konsep kawasan yang lebih ramah pengunjung.
Dalam keterangannya kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Eri mengungkapkan bahwa revitalisasi ini juga mencakup kerja sama internasional, termasuk dengan pihak Jepang, yang membuka peluang penambahan koleksi satwa baru di KBS.
“Kami menjalin kerja sama dengan Jepang, sehingga nantinya akan ada penambahan satwa-satwa baru untuk memperkaya koleksi dan meningkatkan daya tarik KBS,” ujarnya.
Ia optimistis, setelah proses revitalisasi selesai, wajah KBS akan tampil lebih segar, representatif, dan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Surabaya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Krestian, menjelaskan bahwa penataan ulang akan difokuskan pada area depan yang selama ini terkesan rimbun dan kurang terstruktur.
Dalam keterangannya kepada wartawan MSRI, Iman menyebutkan bahwa konsep baru akan menghadirkan ruang terbuka yang lebih terintegrasi antara taman dan gerbang utama KBS.
“Area depan akan kami tata ulang agar lebih terbuka dan menyatu dengan gerbang utama. Pos polisi yang sebelumnya berada di depan juga telah kami geser untuk mendukung penataan ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa revitalisasi ini bersifat penataan ringan (minor), terutama pada aspek lanskap dan fasad bangunan, dengan melibatkan pihak investor untuk mendukung pembiayaan.
“Fokusnya adalah merapikan desain, khususnya di area depan dan dua titik pintu masuk. Nantinya, area patung akan terintegrasi dengan kawasan KBS dan difungsikan sebagai ruang pedestrian, sehingga tidak dilalui kendaraan,” paparnya.
Proyek revitalisasi ini dijadwalkan segera dimulai dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar enam bulan, mengingat lingkup pekerjaan yang relatif ringan namun strategis dalam meningkatkan kualitas visual dan kenyamanan kawasan.
Dengan pembaruan ini, Pemkot Surabaya berharap KBS dapat tampil lebih representatif, nyaman, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Reporter : Eka F. A
Editor : Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments