Polisi Amankan Dua Remaja, Sita 1 Kg Mesiu Diduga untuk Bahan Petasan

Polisi Amankan Dua Remaja, Sita 1 Kg Mesiu Diduga untuk Bahan Petasan
Gambar ilustrasi, Polisi Amankan Dua Remaja, Sita 1 Kg Mesiu Diduga untuk Bahan Petasan.

MSRI, TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jawa Timur melalui jajaran Polsek Sumbergempol mengamankan dua remaja yang diduga terlibat dalam kepemilikan serta peracikan bahan petasan mengandung unsur bahan peledak, Jumat (27/2/2026).

Kapolres Tulungagung, AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H, melalui Kapolsek Sumbergempol Mohammad Anshori menjelaskan, pengamanan dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelumnya, pada pukul 14.45 WIB, anggota Reskrim menerima laporan masyarakat terkait adanya pembelian serbuk mesiu yang diduga akan digunakan untuk membuat petasan.

“Setelah menerima informasi tersebut, Kanit Reskrim bersama anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Di rumah salah satu remaja berinisial AD (14), warga Desa Jabalsari, ditemukan bubuk mesiu seberat kurang lebih 1 kilogram beserta sejumlah bahan lain yang diduga digunakan untuk membuat petasan,” ujar AKP Anshori saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Sabtu (28/2/2026).

Selain AD, petugas turut mengamankan MF (12) yang diduga terlibat dalam aktivitas serupa. Keduanya merupakan warga Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 kilogram bubuk mesiu, 5 kilogram lembaran kertas, 10 gulungan petasan, 2 pipa, 1 gunting, 1 isolasi warna cokelat, serta 1 unit telepon genggam merek Vivo Y28 warna biru.

Selanjutnya, kedua remaja beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Sumbergempol guna proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolres Tulungagung melalui Kapolsek Sumbergempol mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya dalam penggunaan bahan berbahaya yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Terlebih pada momentum Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri yang kerap diwarnai aktivitas pembuatan petasan.

Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, warga diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan darurat Kepolisian 110.

Reporter: Roni Yuwantoko

Kaperwil Jawa Timur

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama