Satgas Pangan Polres Tulungagung Intensif Pantau Stok dan Harga Jelang Idul Fitri, Cabe Rawit Masih ‘Pedas’ di Pasaran

Satgas Pangan Polres Tulungagung Intensif Pantau Stok dan Harga Jelang Idul Fitri, Cabe Rawit Masih ‘Pedas’ di Pasaran
Dok, foto: Satgas Pangan Polres Tulungagung Intensif Pantau Stok dan Harga Jelang Idul Fitri, Cabe Rawit Masih ‘Pedas’ di Pasaran. Sabtu (28/2/2026).

MSRI, TULUNGAGUNG – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Tulungagung Polda Jawa Timur melaksanakan pengecekan ketersediaan stok dan pemantauan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (28/2/2026) mulai pukul 08.30 WIB.

Kegiatan dipimpin IPDA Muhroji, S.H., M.H., selaku Kanit V Tipidek Satreskrim, bersama dinas dan instansi terkait sebagai langkah pengawasan terpadu menghadapi Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Fokus utama meliputi stabilitas pasokan, kelancaran distribusi, serta antisipasi lonjakan harga dan potensi kelangkaan.

Tim mengawali kegiatan dengan koordinasi internal untuk menentukan prioritas sasaran pengecekan, kemudian melakukan pemantauan langsung terhadap stok, harga jual, serta arus distribusi di kios dan los pedagang. Dialog terbuka dengan pedagang dan konsumen turut dilakukan guna memperoleh gambaran faktual mengenai perkembangan harga dan daya beli masyarakat.

Satgas Pangan Polres Tulungagung Intensif Pantau Stok dan Harga Jelang Idul Fitri, Cabe Rawit Masih ‘Pedas’ di Pasaran

Satgas Pangan Polres Tulungagung Intensif Pantau Stok dan Harga Jelang Idul Fitri, Cabe Rawit Masih ‘Pedas’ di Pasaran


Selain itu, pengecekan menyasar toko dan kios di dalam area pasar guna memastikan tidak terdapat praktik penimbunan maupun penyimpangan distribusi. Langkah preventif ini dinilai penting agar stabilitas pangan tidak hanya menjadi laporan administratif, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat di lapangan.

Dari hasil pemantauan, stok Bapokting di Pasar Ngunut secara umum terpantau aman dan mencukupi. Distribusi berjalan lancar tanpa indikasi penimbunan. Namun, harga cabe rawit masih relatif tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi curah hujan tinggi yang berdampak pada penurunan hasil panen dan terbatasnya pasokan dari daerah penghasil, sementara permintaan meningkat selama Ramadan.

Situasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa stabilitas pangan tidak cukup dijaga dengan pemantauan sesaat, melainkan membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pengawasan, distribusi, dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik agar lonjakan harga tidak selalu berulang dengan alasan yang sama setiap tahun.

Satgas Pangan Polres Tulungagung Intensif Pantau Stok dan Harga Jelang Idul Fitri, Cabe Rawit Masih ‘Pedas’ di Pasaran

Satgas Pangan Polres Tulungagung Intensif Pantau Stok dan Harga Jelang Idul Fitri, Cabe Rawit Masih ‘Pedas’ di Pasaran


Saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Sabtu (28/02/2026), melalui Kasihumas IPTU Nanang Murdianto, Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas pangan.

“Kami bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan. Hingga saat ini stok terpantau aman dan distribusi berjalan lancar. Kami juga tidak menemukan adanya praktik penimbunan,” jelas IPTU Nanang.

Satgas Pangan Polres Tulungagung menegaskan akan terus melakukan pengawasan rutin guna memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi serta situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

Reporter: Roni Yuwantoko

Kaperwil Jawa Timur

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama