MSRI, SURABAYA - Segenap keluarga besar Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), beserta seluruh staf dan jajaran, dengan penuh takzim menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir (Harlah) ke-16 Jam’iyah Sholawat Ibrohimiyah yang diperingati pada Ahad, 1 Februari 2026.
Enam belas tahun perjalanan Jam’iyah Sholawat Ibrohimiyah bukan sekadar hitungan waktu, melainkan rangkaian laku khidmah dan riyadhah ruhani yang tersambung melalui sanad keilmuan dan spiritual para masyayikh, sehingga cahaya mahabbah kepada Rasulullah SAW terus terjaga, mengalir, dan menghidupi umat.
Pemimpin Redaksi MSRI, Slamet Pramono (Bram), menyampaikan rasa hormat dan takzim yang mendalam kepada Guru Mursyid Tunggal Jam’iyah Sholawat Ibrohimiyah, Abuya Achmad Yani Iliyin, selaku pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin, Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, atas istiqamah menjaga sanad keilmuan, kemurnian adab, serta keteladanan akhlak yang diwariskan kepada jamaah dan masyarakat luas.
“Di bawah bimbingan Abuya Achmad Yani Iliyin, Jam’iyah Sholawat Ibrohimiyah tumbuh sebagai jalan dakwah yang berakar pada sanad yang shahih, dijalani dengan adab, dan dihidupkan melalui khidmah. Inilah dakwah yang tidak gaduh, tetapi menenteramkan; tidak memecah, tetapi mempersatukan,” tutur Bram.
Ia menegaskan bahwa insan pers yang berkhidmat di lingkungan pesantren memikul amanah dakwah bil qalam, yakni dakwah melalui tulisan yang tunduk pada adab ilmu, menjunjung tinggi kebenaran, serta menjaga kehormatan ulama dan pesantren.
“Dalam tradisi pesantren, menulis adalah bentuk khidmah. Setiap kata harus tersambung sanad-nya, setiap berita dijaga adab-nya, dan setiap narasi diniatkan sebagai ibadah. Pers pesantren bukan sekadar pencatat peristiwa, melainkan penjaga marwah, perawat ingatan umat, dan penyambung risalah para masyayikh kepada generasi,” tegasnya.
Melalui dakwah bil qalam yang berlandaskan sanad, adab, dan khidmah, insan pers turut menjaga kemurnian dakwah, menghadirkan literasi yang mencerahkan, serta mengokohkan pesantren sebagai pusat pembentukan akhlak dan peradaban bangsa.
Atas nama keluarga besar Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Slamet Pramono mendoakan agar Jam’iyah Sholawat Ibrohimiyah senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT, semakin luas kemanfaatannya, serta terus menjadi wasilah turunnya rahmat dan syafaat Rasulullah SAW bagi umat.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan kepada Abuya Achmad Yani Iliyin, para masyayikh, para santri, serta seluruh jamaah Jam’iyah Sholawat Ibrohimiyah. Mudah-mudahan mata rantai sanad ini terus terjaga, adab tetap ditegakkan, dan khidmah tak pernah terputus hingga akhir zaman. Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad.”
Reporter : Cak Loem
Editor : Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments