Ki Purbo dan KDM Jalur Langit Hadir di Pedepokan Eyang Macan Putih, Tembang Spiritual Serukan Persatuan dan Ukhuwah

Ki Purbo dan KDM Jalur Langit Hadir di Pedepokan Eyang Macan Putih, Tembang Spiritual Serukan Persatuan dan Ukhuwah
Dok, foto: Ki Purbo dan KDM Jalur Langit Hadir di Pedepokan Eyang Macan Putih, Tembang Spiritual Serukan Persatuan dan Ukhuwah. Sabtu malam, 14 Februari 2026.

MOJOKERTO, MSRI - Suasana khidmat dan penuh nuansa spiritual mewarnai kegiatan yang digelar pada 14 Februari 2026 di Pedepokan Eyang Macan Putih, Jalan Pulorejo, Kelurahan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ki Purbo, budayawan asal Kutorejo, Mojosari, yang membawakan tembang-tembang Jawa sarat makna. Dengan lantunan penuh penghayatan, ia menyampaikan salam spiritual “Rahayu, Rahayu, Rahayu” yang menyentuh relung hati para santri dan jamaah yang hadir.

Turut hadir Ketua KDM Jalur Langit Kota Mojokerto yang berdomisili di Losari, sekaligus Ketua Umum Budaya di Bumi Majapahit, Mojokerto, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mempersembahkan tembang-tembang bernuansa religius dan kebudayaan yang mengandung pesan moral, kebersamaan, serta nilai-nilai kearifan lokal yang luhur.

Pimpinan pedepokan, Gus Yudi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para tokoh budaya tersebut. Ia menilai kehadiran Ki Purbo dan Ketua KDM Jalur Langit merupakan wujud ketulusan dan komitmen dalam menjaga serta merawat tradisi spiritual dan budaya di tengah masyarakat.

Dalam pesan yang disampaikan kepada para santri dan jamaah, Ki Purbo dan Ketua KDM Jalur Langit menekankan pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, serta kerukunan. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat ukhuwah, baik ukhuwah islamiyah maupun ukhuwah kebangsaan, demi terciptanya kehidupan yang harmonis.

Salah satu santri yang hadir, Ahmad Fauzi (23), mengungkapkan rasa haru dan kebanggaannya dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Tembang yang disampaikan sangat menyentuh hati dan mengingatkan kami untuk selalu rendah hati, menjaga adab, serta memperkuat persaudaraan. Kami merasa mendapat energi spiritual yang luar biasa,” ujarnya.

Senada dengan itu, Mulyono (48) juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum memperdalam nilai-nilai kebersamaan. “Kami diingatkan bahwa menjaga kerukunan bukan hanya tugas pemimpin, tetapi juga tanggung jawab kita sebagai generasi muda,” tuturnya.

Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritualitas, budaya, serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Mojokerto dan Indonesia pada umumnya.

Reporter : Mbah Mul

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama