![]() |
| Dok, foto: Berpulang ke Rahmatullah, Drs. KH. Abdul Aziz S.Ag M.M: Ulama Pengabdi Umat dan Pendidikan. Senin (2/2/2026). |
MSRI, GRESIK - Almarhum dikenal sebagai ulama, pendidik, dan tokoh masyarakat yang sepanjang hidupnya diabdikan untuk dakwah Islam dan pengembangan pendidikan umat. Beliau merupakan Penasehat Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah, yang beralamat di Desa Bambe RT 07 RW 02, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, serta Ketua Yayasan Pendidikan Nurul Ulum Desa Bambe, Driyorejo, Gresik. Senin (2/2/2026).
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, santri, dan masyarakat Desa Bambe serta sekitarnya. Sosoknya dikenal istiqamah dalam ibadah, lembut dalam tutur kata, serta konsisten menanamkan nilai keikhlasan dan akhlakul karimah.
Seorang warga setempat, H. Ahmad (58), mengenang almarhum sebagai kiai yang berdakwah melalui keteladanan.
“Beliau tidak banyak berbicara, tapi perilakunya menjadi pelajaran bagi kami. Setiap bertemu, hati terasa lebih tenang,” ujarnya.
Ibu Siti Rohmah (45) menuturkan bahwa almarhum adalah tempat bertanya dan meminta doa bagi warga.
“Setiap kami punya hajat, beliau selalu mendoakan. Kami yakin doa beliau penuh keikhlasan,” tuturnya.
Tokoh masyarakat setempat, Pak Yoyok (42), menyampaikan bahwa almarhum adalah perekat persaudaraan.
“Beliau selalu mengingatkan kami agar menjaga ukhuwah dan mengedepankan musyawarah karena Allah,” katanya.
Sementara itu, Ustadz Rahman (41), salah satu pengajar yayasan, menambahkan bahwa almarhum menanamkan nilai adab sebagai fondasi ilmu.
“Beliau sering berpesan, ‘Al-‘ilmu bila adab ka-syajari bila tsamar’, ilmu tanpa adab bagaikan pohon tanpa buah,” ungkapnya.
Warga lainnya, Nur Hidayah (34), meyakini almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah.
“Beliau istiqamah shalat berjamaah dan terus membimbing santri hingga akhir hayat,” ucapnya.
Sementara itu, David Risdianto (41), santri asal luar daerah, mengatakan bahwa almarhum adalah sumber keteladanan hidup.
“Beliau selalu mengingatkan kami bahwa ilmu harus diamalkan. Jika tidak, ilmu itu akan menjadi saksi di hadapan Allah,” katanya dengan suara lirih.
Para santri meyakini bahwa wafatnya almarhum adalah dalam keadaan husnul khatimah, mengingat istiqamah beliau dalam membimbing santri hingga akhir hayat.
Sebagai bentuk doa bersama, warga memanjatkan permohonan kepada Allah SWT:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah beliau, sejahterakan dan maafkan kesalahannya, muliakan tempat tinggalnya, lapangkan kuburnya, bersihkan ia dari dosa-dosa sebagaimana Engkau membersihkan kain putih dari noda. Gantikan baginya tempat tinggal yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, dan masukkan ia ke dalam surga serta lindungi dari siksa kubur dan siksa neraka.”
Warga berharap seluruh amal jariyah almarhum—ilmu yang diajarkan, santri yang dibina, dan lembaga pendidikan yang dirintis—terus mengalir pahalanya.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum dan menempatkannya di sisi-Nya bersama orang-orang saleh. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan. Al-Fatihah.
Reporter : David cs
Editor : Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments