MSRI, SURABAYA – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan. Citya Sabrina Ning Faziera berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Kebidanan dan resmi menyandang gelar Sarjana Kebidanan (S.Keb.) dengan predikat Cumlaude dari Universitas PGRI Adi Buana (UAB) Surabaya, Sabtu (3/10/2026).
Prosesi kelulusan tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik Citya sekaligus awal langkah baru untuk mengabdikan ilmu kebidanan kepada masyarakat.
Mengenakan kebaya bernuansa dusty pink dengan hiasan payet serta selempang bertuliskan “Cumlaude – Bachelor of Midwifery – Class of 2026”, Citya tampil anggun dan penuh kebahagiaan. Senyum yang terpancar menjadi gambaran rasa syukur atas perjuangan panjang yang telah dilaluinya selama menempuh pendidikan.
Citya merupakan putri dari Umar Al Khothob, yang akrab disapa Ki Dalang, Ketua Puskominfo Indonesia DPD Jawa Timur sekaligus Ketua Yayasan Rehabilitasi Narkoba “Mitra Compok Bersinar”.
Di tengah lingkungan keluarga yang dikenal memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemasyarakatan, Citya terus mengembangkan diri melalui pendidikan. Predikat Cumlaude yang diraihnya menjadi bukti atas konsistensi, kedisiplinan, ketekunan, serta kesungguhan dalam menjalani proses akademik.
Pendidikan kebidanan tidak hanya menuntut penguasaan teori, tetapi juga kemampuan praktik dan kesiapan menghadapi berbagai kondisi dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, capaian akademik tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Citya dan keluarga.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas capaian ini. Semua ini merupakan buah dari doa, kerja keras, dan dukungan dari banyak pihak. Saya berharap predikat ini menjadi amanah yang mendorong saya untuk terus belajar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Citya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang selama ini menjadi sumber doa, dukungan, dan motivasi dalam menyelesaikan pendidikan.
“Terima kasih kepada Ayah dan Ibu yang tidak pernah lelah mendoakan dan mendampingi saya. Terima kasih juga kepada para dosen dan sahabat yang telah membimbing, memberikan ilmu, serta menguatkan saya selama menjalani perkuliahan,” ungkapnya.
Setelah resmi menyandang gelar S.Keb., Citya berkomitmen untuk terus mengembangkan kompetensi dan mengamalkan ilmu yang telah diperolehnya, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak.
“Cita-cita saya adalah mengabdikan ilmu yang saya miliki untuk membantu para ibu dan generasi penerus bangsa agar dapat tumbuh dan hidup sehat. Bagi saya, kebidanan bukan sekadar profesi, tetapi juga bentuk pengabdian dan panggilan untuk melayani,” tuturnya.
Apresiasi Pemimpin Redaksi MSRI
Pemimpin Redaksi Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Slamet Pramono, yang akrab disapa Cak Bram, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian akademik Citya Sabrina Ning Faziera.
Menurut Cak Bram, keberhasilan meraih predikat Cumlaude merupakan capaian yang patut diapresiasi karena lahir dari proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, tanggung jawab, serta dukungan keluarga.
“Atas nama keluarga besar MSRI, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Saudari Citya Sabrina Ning Faziera, S.Keb., atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan dengan predikat Cumlaude. Ini bukan hanya sebuah gelar, tetapi juga amanah untuk mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Cak Bram.
Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada kebanggaan akademik, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas dalam menjalankan profesi.
“Dunia kesehatan, khususnya kebidanan, membutuhkan insan yang memiliki ilmu, kompetensi, empati, dan integritas. Kami berharap Citya dapat terus belajar, menjaga profesionalisme, serta hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama bagi kesehatan ibu dan anak,” tambahnya.
Cak Bram juga menilai keberhasilan Citya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tidak takut bermimpi dan terus bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan.
“Pesan kami sederhana: teruslah belajar, jangan berhenti berproses, dan jadikan ilmu sebagai jalan pengabdian. Prestasi akan semakin bermakna ketika ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi sesama,” pungkasnya.
Capaian Citya Sabrina Ning Faziera diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para pelajar dan mahasiswa di bidang kesehatan, bahwa pendidikan membutuhkan proses, ketekunan, doa, serta dukungan keluarga.
Keberhasilan meraih predikat Cumlaude bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan langkah awal untuk mengimplementasikan ilmu secara profesional, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selamat atas pencapaian akademiknya, Citya Sabrina Ning Faziera, S.Keb. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal pengabdian dan membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
dibaca


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments