Rizchi Hari Setiawan Resmi Sandang Gelar Magister Hukum, Pemred MSRI Cak Bram Sampaikan Selamat dan Apresiasi

Rizchi Hari Setiawan Resmi Sandang Gelar Magister Hukum, Pemred MSRI Cak Bram Sampaikan Selamat dan Apresiasi

MSRI, SURABAYA - Sebuah pencapaian akademik sekaligus momentum penting dalam perjalanan profesional diraih Rizchi Hari Setiawan, S.H., M.H. Ia resmi menyandang gelar Magister Hukum (M.H.) dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG Surabaya).

Prosesi wisuda yang berlangsung di Surabaya, Sabtu (22/8/2026), menjadi penanda atas tuntasnya salah satu tahapan penting dalam perjalanan intelektual dan profesional Rizchi. Di tengah kesibukannya sebagai advokat dan praktisi hukum, ia mampu menyelesaikan pendidikan magister dengan komitmen dan ketekunan.

Pencapaian tersebut tidak semata-mata dimaknai sebagai tambahan gelar akademik. Bagi Rizchi, ilmu hukum harus memiliki konsekuensi moral: menjunjung keadilan, menjaga integritas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas anugerah dan kemudahan-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar Magister Hukum. Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada kedua orang tua, keluarga, para dosen, sahabat, rekan-rekan advokat, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan doa, dukungan, dan motivasi,” ujar Rizchi Hari Setiawan, S.H., M.H., Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, gelar akademik bukanlah garis akhir. Justru, semakin tinggi pendidikan yang diraih, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul.

“Gelar ini bukan akhir dari perjalanan. Ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ilmu hukum harus ditempatkan pada jalur yang benar, dijalankan dengan integritas, dan digunakan untuk memperjuangkan keadilan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai advokat dan praktisi hukum, Rizchi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas. Baginya, kepercayaan masyarakat terhadap profesi hukum harus dijawab dengan sikap yang bertanggung jawab, berintegritas, dan konsisten terhadap prinsip keadilan.

“Saya tidak ingin ilmu yang saya peroleh berhenti sebagai pengetahuan akademik. Ilmu tersebut harus diwujudkan dalam tindakan, pengabdian, dan kerja nyata. Profesi hukum memiliki tanggung jawab besar, sehingga integritas dan profesionalitas tidak boleh ditawar,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa perjalanan pendidikan akan terus menjadi bagian dari proses pengembangan diri. Pengalaman akademik dan profesional harus berjalan beriringan agar mampu menghasilkan kontribusi yang lebih luas.

“Ke depan, saya akan terus belajar, menjaga kepercayaan, dan menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab. Saya ingin setiap langkah yang saya ambil memiliki manfaat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Rizchi.

Ucapan Selamat dan Apresiasi Pemimpin Redaksi MSRI

Atas pencapaian tersebut, Pemimpin Redaksi Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Cak Bram, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada Rizchi Hari Setiawan, S.H., M.H.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Cak Rizchi Hari Setiawan, S.H., M.H., atas keberhasilannya meraih gelar Magister Hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Pencapaian ini patut diapresiasi karena gelar akademik bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan melekat tanggung jawab moral dan profesional yang semakin besar. Semakin tinggi ilmu yang dimiliki, semakin besar pula tuntutan untuk memberikan manfaat dan menjaga integritas.

"Kami berharap gelar Magister Hukum ini menjadi pijakan yang semakin kokoh bagi Cak Rizchi dalam menjalankan profesinya sebagai advokat dan praktisi hukum. Jadikan ilmu sebagai kekuatan untuk membela kebenaran, menegakkan keadilan, menjaga marwah profesi, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

«Sekali lagi, selamat Cak Rizchi. Terus belajar, terus berkarya, tetap rendah hati, dan jangan pernah berhenti memperjuangkan nilai-nilai keadilan. Gelar boleh bertambah, tetapi integritas harus tetap menjadi yang utama.”

(MSRI - Perspektif • Akurat • Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama