Megawati Pimpin Konsolidasi PDIP Jatim, Mesin Organisasi Diperkuat Menuju Pemilu 2029

Megawati Pimpin Konsolidasi PDIP Jatim, Mesin Organisasi Diperkuat Menuju Pemilu 2029

MSRI, SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara langsung memimpin agenda Konsolidasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Minggu (23/8/2026).

Konsolidasi tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran PDI Perjuangan Jawa Timur untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi capaian kerja, sekaligus mematangkan strategi politik menghadapi agenda Pemilu 2029.

Megawati tiba di lokasi kegiatan sekitar pukul 14.00 WIB. Sejumlah tokoh PDI Perjuangan turut hadir, di antaranya Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah, serta Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya periode 2010–2020.

Dalam forum konsolidasi tersebut, Said Abdullah menyampaikan laporan mengenai capaian sekaligus rencana kerja DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Said menegaskan, jajaran PDI Perjuangan Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperkuat barisan organisasi, membenahi tata kelola berbasis data, serta menjaga soliditas hingga tingkat akar rumput.

“Kami berkomitmen bahwa seluruh jajaran struktur PDIP Jatim untuk terus merapatkan barisan, membenahi sistem tata kelola berbasis data, serta menjaga soliditas hingga tingkat akar rumput guna menyongsong agenda politik sampai 2031 nanti,” ujar Said.

Di hadapan Megawati, Said juga memaparkan langkah strategis Jawa Timur dalam memperkuat kesiapan menghadapi Pemilu 2029, salah satunya melalui pengembangan infrastruktur teknologi informasi.

Penguatan sistem tersebut diarahkan untuk membaca peta kekuatan wilayah secara lebih akurat, sehingga dapat menjadi instrumen analisis dalam menentukan langkah organisasi sekaligus menghadapi dinamika politik menuju pemilihan legislatif mendatang.

Tak hanya penguatan teknologi informasi, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga menyiapkan sistem pengawasan dan evaluasi terhadap kegiatan reses anggota DPR RI maupun DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota dari Fraksi PDI Perjuangan.

Setiap agenda reses nantinya akan dipandu secara lebih terukur oleh DPD dan dilengkapi dengan sistem pelaporan digital berbasis lokasi atau geo-tagging.

“Sehingga anggota dewan dari fraksi PDIP Jatim, seluruh agenda resesnya akan dipandu secara spesifik oleh DPD dan dipantau melalui pelaporan digital berbasis lokasi (geo-tagging). Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan kehadiran setiap wakil rakyat secara nyata di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan efektivitas kerja lapangan, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga menggandeng konsultan independen serta mengoptimalkan peran tiga pilar partai.

Langkah tersebut ditujukan untuk mempertemukan analisis berbasis data dan kajian ilmiah dengan kekuatan struktur organisasi partai di seluruh tingkatan.

“Kerja sama analitis dan evaluasi berkala ini bertujuan untuk memadukan analisis ilmiah dengan kekuatan struktur partai di semua tingkatan,” tambah Said.

Menutup laporannya, Said menekankan bahwa konsistensi kerja seluruh elemen partai menjadi modal penting dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Integrasi data dan evaluasi kinerja, kata dia, akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan untuk memastikan dinamika organisasi dapat dipantau dan direspons secara berkelanjutan.

“Seluruh proses integrasi data dan evaluasi berkala akan terus diperbarui setiap tiga bulan demi menjaga dinamika pergerakan partai secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Konsolidasi yang dipimpin langsung Megawati tersebut menegaskan pentingnya penguatan organisasi, kedisiplinan struktur, pemanfaatan teknologi, serta kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari langkah PDI Perjuangan Jawa Timur menatap kontestasi politik 2029.

Reporter: Excel AW

MSRI - Perspektif • Akurat • Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama