MSRI, JOMBANG – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam pola interaksi, pembelajaran, dan penyebaran informasi. Salah satu teknologi yang kini memiliki pengaruh signifikan terhadap generasi muda adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Menyikapi perkembangan tersebut, Polres Jombang terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di SMA PGRI 1 Jombang, Jalan Pattimura V/73, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 siswa dengan materi yang menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi AI secara cerdas, bijak, produktif, dan bertanggung jawab.
Ketua Tim Sosialisasi, Ipda Oki Agung Septian, S.H., menjelaskan bahwa edukasi tersebut diberikan untuk membekali pelajar agar mampu memahami manfaat sekaligus risiko penggunaan teknologi AI di tengah derasnya arus informasi digital.
“Kami berikan pemahaman kepada para pelajar mengenai penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menyaring informasi guna mencegah penyebaran hoaks di era digital,” terang Ipda Oki.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi digital. Pelajar tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan verifikasi informasi, serta memahami etika dalam memanfaatkan AI.
AI, lanjutnya, dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan berbagai aktivitas positif. Namun, teknologi tersebut harus digunakan secara bertanggung jawab dan tidak dijadikan sebagai sarana untuk menyebarkan informasi palsu, melakukan manipulasi, maupun menyalahgunakan teknologi.
Polres Jombang berharap kegiatan edukasi tersebut dapat membentuk generasi muda yang semakin sadar terhadap pentingnya keamanan dan etika bermedia digital. Para pelajar juga diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang sehat, edukatif, dan bebas dari penyebaran hoaks.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan teknologi, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan mampu menggunakan AI untuk hal-hal yang positif serta produktif,” pungkas Ipda Oki.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kecanggihan teknologi bukan hanya soal kemampuan mengoperasikan perangkat, tetapi juga tentang kematangan berpikir, tanggung jawab, etika, dan kecakapan dalam memilah informasi.
Bagi MSRI, edukasi literasi digital kepada pelajar merupakan langkah strategis untuk membangun generasi yang tidak sekadar menjadi konsumen informasi, tetapi mampu menjadi pengguna teknologi yang kritis, produktif, dan bertanggung jawab.
Reporter: Cak Loem
MSRI – Perspektif • Akurat • Terpercaya
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments