MSRI, JOMBANG – Komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi lintas sektor. Salah satunya ditunjukkan oleh Polres Jombang bersama Kementerian Pertanian RI dengan menyalurkan bantuan benih jagung sebanyak 6.870 kilogram (6,87 ton) kepada 11 kelompok tani di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Kamis (9/7/2026).
Penyaluran bantuan berlangsung di Mapolsek Diwek dan diserahkan secara simbolis oleh Kapolsek Diwek AKP Achmad Darul Hudha, mewakili Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan PT Botani Seed Indonesia, Irfan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Diwek Ir. Yuwono Mujiarto, Bhabinkamtibmas Desa Bulurejo dan Desa Keras, personel Polsek Diwek, serta perwakilan 11 kelompok tani penerima bantuan dari Desa Bulurejo dan Desa Keras.
Dalam sambutannya, AKP Achmad Darul Hudha menegaskan bahwa penyaluran benih jagung merupakan implementasi nyata kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung program strategis nasional di sektor pertanian.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan para petani.
"Kami berharap seluruh benih yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Semoga hasil panennya mampu meningkatkan produksi jagung di Kecamatan Diwek dan turut mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat serta mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani," ujar AKP Achmad Darul Hudha.
Usai kegiatan, saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), AKP Achmad Darul Hudha kembali menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung berbagai program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk penguatan sektor pertanian.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, aparat kepolisian, hingga kelompok tani sebagai ujung tombak produksi pangan nasional.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 6,87 ton benih jagung diserahkan secara simbolis kepada masing-masing ketua kelompok tani untuk selanjutnya didistribusikan kepada seluruh anggota sesuai kebutuhan lahan yang telah ditetapkan.
Para petani menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian bersama Polres Jombang. Mereka berharap bantuan benih berkualitas tersebut dapat segera ditanam pada musim tanam berjalan sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan, menghasilkan panen yang lebih optimal, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, Kepolisian Republik Indonesia, penyuluh pertanian, dunia usaha, dan kelompok tani merupakan fondasi penting dalam mewujudkan sektor pertanian yang produktif, berdaya saing, serta menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan Kabupaten Jombang semakin mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tercapainya swasembada pangan Indonesia.
Reporter: Mulyadi Budi Santoso (Cak Loem)
Kabiro Jombang
Editor: Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments