MSRI, JOMBANG – Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penghormatan Polri kepada para tokoh bangsa yang telah memberikan jasa besar dalam menjaga persatuan, kerukunan, demokrasi, serta nilai-nilai kebangsaan sebagai semangat menyongsong Hari Bhayangkara ke-80.
Rombongan Kapolri tiba di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng sekitar pukul 10.40 WIB dengan diiringi lantunan selawat hadrah yang menambah suasana religius dan penuh kekhidmatan. Kehadiran Jenderal Listyo Sigit Prabowo disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Machfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin.
Prosesi penyambutan diawali dengan pengalungan serban sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan, sebelum Kapolri bersama rombongan menuju kompleks pemakaman untuk melaksanakan doa bersama.
Di area makam, Gus Kikin memimpin doa yang dipanjatkan untuk almarhum KH Abdurrahman Wahid beserta keluarga besar Pesantren Tebuireng yang dimakamkan di kompleks tersebut. Suasana berlangsung khusyuk dan penuh penghormatan. Setelah doa bersama, Kapolri memimpin prosesi tabur bunga di pusara Gus Dur sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan keteladanan beliau bagi bangsa Indonesia.
Ziarah ini tidak hanya menjadi agenda seremonial menjelang Hari Bhayangkara ke-80, namun juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meneladani nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, persatuan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara yang diwariskan oleh Gus Dur.
Kompleks makam Tebuireng juga menjadi tempat peristirahatan sejumlah tokoh besar bangsa, di antaranya pendiri Nahdlatul Ulama sekaligus Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy'ari, serta KH Abdul Wahid Hasyim, ayahanda Gus Dur yang juga merupakan tokoh nasional dan pejuang kemerdekaan.
Turut mendampingi Kapolri dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting dari keluarga besar Pesantren Tebuireng dan unsur pemerintah, di antaranya Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan KH M. Hasyim Asy'ari, Dr. KH Mochamad Irfan Yusuf, Mudir VI Bidang Sarana dan Prasarana KH M. Riza Yusuf, Nyai Hj. Lelly Lailiyah selaku istri Gus Kikin, serta Nyai Hj. Farida Salahudin Wahid.
Rangkaian ziarah berakhir sekitar pukul 11.20 WIB. Selanjutnya, Kapolri beserta rombongan melanjutkan agenda ziarah kebangsaan ke makam Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno (Bung Karno) di Blitar, serta makam Presiden kedua Republik Indonesia H.M. Soeharto sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen Polri dalam menghormati jasa para pendiri bangsa sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara melalui nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para tokoh nasional. (Cak Loem)
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments