MSRI, JOMBANG – Organisasi Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Kabupaten Jombang kembali menggelar kegiatan rutin bulanan yang berlangsung khidmat, hangat, dan penuh makna di Pandegani, kediaman Mbah Sayfudin selaku Ketua PWI LS Jombang, pada Selasa malam yang bertepatan dengan malam Rabu Paing.
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi strategis yang mempertemukan para pengurus, anggota, dan tokoh-tokoh lintas kabupaten dalam semangat mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, budaya, serta kebersamaan antaranggota organisasi.
Rutinan yang dipimpin langsung oleh Ketua PWI LS Jombang, Mbah Sayfudin, turut dihadiri sejumlah tamu istimewa, di antaranya Kiai Mustofa dari Lamongan, Ketua PWI LS Trowulan Gus Suntono, serta sesepuh PWI LS Trowulan, Mbah Ji. Kehadiran para tokoh tersebut menambah bobot diskusi dan memperluas wawasan kebangsaan serta keorganisasian yang menjadi ruh perjuangan PWI LS.
Dalam sambutannya, Mbah Sayfudin menegaskan bahwa persaudaraan dan kekompakan merupakan fondasi utama dalam menjaga eksistensi organisasi serta mengemban amanah sosial di tengah masyarakat.
"Saat ini tantangan zaman semakin kompleks. Karena itu, kekuatan terbesar kita adalah persatuan dan kebersamaan. PWI LS hadir bukan hanya untuk menjaga nilai-nilai agama dan budaya warisan para wali, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kiai Mustofa dalam tausiyahnya mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga harmoni sosial, merawat tradisi luhur, serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas masyarakat Jawa Timur.
Di kesempatan yang sama, Gus Suntono membagikan pengalaman dalam mengelola organisasi di wilayah Trowulan. Ia mendorong agar PWI LS Jombang terus berinovasi dalam merancang program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik di bidang sosial, budaya, keagamaan, maupun kegiatan kemanusiaan.
Mbah Ji turut memberikan masukan terkait penguatan tata kelola organisasi, khususnya dalam pendataan anggota dan pembangunan komunikasi yang lebih efektif antarwilayah guna memperkokoh jaringan PWI LS di berbagai daerah.
Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Mbah Sayfudin menyampaikan bahwa kegiatan rutin bulanan ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan sarana mempererat ukhuwah, memperkuat koordinasi, serta menjaga semangat perjuangan para anggota dalam mengabdi kepada masyarakat.
"Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, sinergi antaranggota dan antarwilayah semakin kuat. Persaudaraan yang terjalin hari ini menjadi modal besar untuk melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara," ungkapnya.
Acara yang berlangsung hingga larut malam tersebut ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus mempererat kolaborasi antaranggota dari Jombang, Lamongan, Trowulan, serta daerah-daerah lainnya. Selain menjadi momentum memperkuat jaringan organisasi, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat perjuangan, persaudaraan, dan pengabdian PWI LS terus tumbuh dan berkembang hingga ke pelosok desa di Jawa Timur.
PWI LS: Menjaga Tradisi, Merawat Persaudaraan, Menguatkan Perjuangan untuk Negeri.
"Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) berkomitmen menyajikan informasi yang berimbang, akurat, dan terpercaya. Kegiatan silaturahmi dan konsolidasi organisasi seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai kebersamaan, pelestarian budaya, serta semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat."
{Riawan}
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments