![]() |
| Gambar ilustrasi |
MSRI, SAMPANG – Keluarga korban kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Lasdima dan Rosidah, warga Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, kembali mempertanyakan perkembangan penanganan perkara yang telah dilaporkan sejak beberapa tahun lalu. Mereka berharap Satreskrim Polres Sampang dapat segera memberikan kepastian hukum melalui langkah-langkah penegakan hukum yang tegas dan transparan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 7 Desember 2020 sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Lasdima dan Rosidah sedang dalam perjalanan menuju sawah untuk menanam benih padi.
Ketika melintas di Jalan Kampung Bangilan, keduanya bertemu dengan seorang pria yang disebut berinisial MS. Pertemuan tersebut kemudian memicu cekcok mulut yang berujung pada dugaan tindakan penganiayaan terhadap korban.
Menurut keterangan keluarga, perselisihan diduga dipicu karena korban menolak ajakan pelaku untuk membantu menanam padi di sawah miliknya. Situasi yang semula hanya berupa adu argumen disebut berkembang menjadi insiden yang mengakibatkan korban mengalami kerugian fisik maupun psikologis.
Asmuri, yang merupakan keponakan korban, mengaku kecewa karena hingga kini kasus tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan yang jelas. Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), ia meminta aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan penanganan perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami hanya berharap ada kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga korban. Jika memang telah memenuhi unsur pidana, kami meminta pihak berwenang segera mengambil langkah tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab," ujar Asmuri.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga masih menantikan perkembangan resmi dari Satreskrim Polres Sampang terkait status penanganan perkara tersebut. Sementara itu, pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada publik guna menghindari munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
MSRI akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk memperoleh informasi yang berimbang serta memastikan perkembangan terbaru kasus ini dapat diketahui oleh publik secara objektif dan profesional.
(Tim/Red)
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments