Kirab Budaya Satu Suro di Kaki Gunung Arjuno Semarak, Ribuan Warga Padati Tradisi Leluhur: Komunitas Gesang Kasunyatan Ajak Generasi Muda Menjaga Warisan Budaya Jawa

Kirab Budaya Satu Suro di Kaki Gunung Arjuno Semarak, Ribuan Warga Padati Tradisi Leluhur: Komunitas Gesang Kasunyatan Ajak Generasi Muda Menjaga Warisan Budaya Jawa

MSRI, PASURUAN – Tradisi tahunan Kirab Budaya Satu Suro kembali berlangsung meriah di Dusun Tambak Watu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, yang berada di kawasan kaki Gunung Arjuno. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan rangkaian prosesi budaya yang sarat makna spiritual, sejarah, dan kearifan lokal.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) di lokasi, antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Diperkirakan sekitar 5.000 pengunjung hadir memadati area kirab untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan budaya yang berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Komunitas Budaya Jawa Gesang Kasunyatan yang dipimpin oleh Bopo Makrus. Sosok yang dikenal sebagai pemimpin, penasehat, sekaligus pengasuh komunitas tersebut hadir bersama para anggota untuk memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya Jawa di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Bopo Makrus menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwariskan kepada generasi penerus.

"Masyarakat perlu memahami dan mencintai budaya bangsa Nusantara, khususnya budaya Jawa yang kaya akan nilai-nilai luhur, adat istiadat, serta kearifan lokal. Budaya ini harus terus dikenalkan kepada anak cucu kita agar tidak hilang tergerus arus budaya luar. Jawa memiliki identitas dan warisan yang harus dijaga, dirawat, dan dilestarikan bersama," ujarnya.

Menurutnya, peringatan Satu Suro bukan sekadar seremoni budaya, melainkan momentum refleksi diri sekaligus pengingat pentingnya menjaga akar tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Nuansa kebersamaan juga terlihat kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu dan pengunjung, warga Dusun Tambak Watu secara bergotong royong menyediakan aneka makanan, minuman, hingga rokok yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir. Tradisi berbagi tersebut menjadi simbol kerukunan, persaudaraan, dan semangat guyub rukun yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

Panitia pelaksana menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Kirab Budaya Satu Suro tahun ini. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar berkat dukungan masyarakat, tokoh budaya, serta berbagai pihak yang turut berpartisipasi.

Mereka berharap tradisi tahunan ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya bangsa, mempererat tali persaudaraan antarwarga, serta menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai warisan budaya leluhurnya.

Reporter: Mbah Mul

Editor: Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama