![]() |
| Dok, foto MSRI: Gebyar Pentas Talenta 2026, MIN 9 Blitar Tampilkan 29 Kreasi Siswa Hingga Aksi Peduli Lingkungan. Sabtu (20/6/2026). |
MSRI, BLITAR – Ratusan siswa MIN 9 Blitar unjuk bakat di panggung “Gebyar Pentas Talenta Siswa Tahun Ajaran 2025-2026” yang digelar Kamis 18 Juni 2026. Sebanyak 29 suguhan seni mulai fashion show, tari tradisional, hingga drama musikal meriahkan acara tahunan madrasah unggulan tersebut.
Acara bertema “Menggali Potensi, Mengasah Talenta, Meraih Cita-Cita” dibuka pukul 07.15 WIB oleh MC Ibu Salsabila Fitroti Nuzula,, S.Pd. dan Ibu Umi Afidatul Mukhofifah,,S.Pd. Pembukaan resmi dilakukan Kepala MIN 9 Blitar Dra. Khilmah Azimah, M.A.
Pantauan MSRI di lokasi, suasana halaman madrasah sejak pagi sudah dipenuhi siswa, guru, dan wali murid. Tepuk tangan riuh mengiringi setiap penampilan di panggung utama.
Saat memberikan keterangan pada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia MSRI, Dra. Khilmah Azimah, M.A.Sabtu (20/6/2026) menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, dan antusiasme orang tua siswa.
“Gebyar Pentas Talenta ini kami harapkan menjadi wadah kreativitas siswa yang inspiratif. Setiap anak lahir dengan keunikan dan bakatnya masing-masing. Di sinilah tempat mereka belajar berani mengeksplorasi potensi diri dan mengasah rasa percaya diri, demi memantapkan langkah meraih cita-cita di masa depan,” ujar Dra. Khilmah Azimah, M.A.
Informasi yang dihimpun MSRI, berdasarkan hasil undian panitia, Kelas 1E tampil perdana dengan kreasi Fashion Show. Model cilik melenggang dengan busana menarik dan memukau penonton. Kemeriahan berlanjut dengan 28 kelas lain yang menampilkan baju adat Nusantara, gerak dan lagu, menyanyi solo atau kelompok, tari tradisional, tari modern, hingga pembacaan puisi.
Urutan tampil 29 kelas: 1E, 5C, 2G, 1A, 1F, 3C, 1C, 2F, 2B, 2E, 3F, 3E, 1D, 2A, 4C, 4E, 4D, 5A, 3B, 3D, 3A, 5D, 4B, 2D, 4A, 1B, 2C, 5E, ditutup Kelas 5B.
Hingga pukul 12.00 WIB, seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Nilai pendidikan karakter muncul usai pentas. Siswa, guru, panitia, dan orang tua terlihat bergotong royong merapikan panggung serta membersihkan sampah di halaman madrasah.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter tidak hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi juga dipraktikkan langsung setelah kegiatan selesai. Kebiasaan menjaga kebersihan dan kerja sama diharapkan terus tertanam pada diri siswa MIN 9 Blitar untuk kegiatan ke depan.
“Acara ini tidak hanya sukses memberi panggung seni, tapi juga menanamkan tanggung jawab, kerja sama, dan kecintaan terhadap kebersihan lingkungan pada siswa sejak dini,” pungkas Dra. Khilmah Azimah, M.A. saat diwawancarai MSRI.
Reporter: Roni Yuwantoko
Kaperwil Jawa Timur
Editor: Redaksi MSRI
dibaca





Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments