Khidmat Baiat Kubro ITQON Sidoarjo: 35 Jamaah Resmi Dibaiat, Perkuat Komitmen Spiritual dan Ukhuwah

Khidmat Baiat Kubro ITQON Sidoarjo: 35 Jamaah Resmi Dibaiat, Perkuat Komitmen Spiritual dan Ukhuwah

MSRI, SIDOARJO - Suasana khidmat, penuh haru, dan sarat makna spiritual menyelimuti pelaksanaan Pengajian Umum, Khususiyah Kubro, serta Baiat Kubro yang digelar DPD ITQON Sidoarjo di Mushola An-Najiyah (Gus Udin), Balongsari, Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu, Ahad Kliwon (3/5/2026).

Sejak pagi hari pukul 07.00 WIB, sekitar 500 jamaah dari berbagai wilayah di Sidoarjo dan sekitarnya memadati lokasi kegiatan. Antusiasme yang tinggi mencerminkan kuatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembinaan spiritual berbasis thoriqoh di tengah dinamika kehidupan modern.

Kegiatan tersebut menghadirkan Al-Mursyid KH A. Tamim Romly, S.H., M.Si yang secara langsung memimpin prosesi baiat serta menyampaikan mauidlotul hasanah kepada para jamaah. Rangkaian acara diawali dengan kirim doa, dilanjutkan dengan sholat sunnah tasbih, hajat, dhuha, sujud syukur, istighosah, tahlil, dzikir fida, hingga khususiyah yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan.

Puncak acara ditandai dengan prosesi Baiat Kubro yang diikuti oleh 35 peserta, terdiri dari 20 jamaah laki-laki dan 15 jamaah perempuan. Prosesi ini menjadi momentum sakral sebagai bentuk ikrar dan komitmen spiritual dalam menempuh jalan thoriqoh secara istiqomah.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sambutan Kepala Desa setempat serta Ketua DPD ITQON Sidoarjo, KH Chabibul Mahbub. Penampilan Mahallul Qiyam oleh grup banjari turut memperkuat nuansa religius yang kental sepanjang acara.

Dalam tausiyahnya, KH A. Tamim Romly menegaskan pentingnya menjaga istiqomah dalam amalan serta memperkuat akhlak sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan spiritual bukan sekadar ritual, melainkan proses pembentukan karakter yang berkelanjutan.

Sementara itu, saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Ketua DPD ITQON Sidoarjo, KH Chabibul Mahbub, menyampaikan bahwa kegiatan Baiat Kubro ini bukan hanya seremoni, melainkan bagian dari upaya sistematis dalam membina umat agar memiliki kedalaman spiritual yang kuat serta mampu menghadapi tantangan zaman.

“Baiat ini adalah komitmen lahir dan batin. Harapannya, para jamaah tidak hanya istiqomah dalam amalan, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Acara ditutup dengan sholat Dhuhur berjamaah dan ramah tamah, yang semakin mempererat ukhuwah islamiyah di antara para jamaah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus memperkokoh solidaritas umat, sehingga nilai-nilai thoriqoh dapat diamalkan secara konsisten, adaptif, dan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

{Kamad-Kabiro Sidoarjo}

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama