Akademisi Muda Berkiprah di Dunia Hukum, Dr. Ahmad Ulul Albab Teguhkan Dedikasi untuk Keadilan dan Kepastian Hukum

Akademisi Muda Berkiprah di Dunia Hukum, Dr. Ahmad Ulul Albab Teguhkan Dedikasi untuk Keadilan dan Kepastian Hukum

MSRI, SEMARANG – Dalam kehidupan, ilmu bukan sekadar gelar, melainkan amanah yang kelak dipertanggungjawabkan, bukan hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Prinsip itulah yang tampaknya menjadi pijakan perjalanan hidup Dr. Ahmad Ulul Albab, S.H., M.H., seorang akademisi sekaligus praktisi hukum yang terus menapaki jalan pengabdian dengan nilai keilmuan, integritas, dan keberpihakan pada keadilan.

Lahir di Demak pada 7 Februari 1989, Dr. Ahmad Ulul Albab meniti perjalanan akademiknya dari Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2014. Semangat menuntut ilmu tidak berhenti di sana. Ia kemudian menyelesaikan Magister Hukum pada tahun 2015, hingga akhirnya meraih gelar Doktor Ilmu Hukum pada tahun 2025 dari Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Di tengah arus zaman yang kerap menguji moralitas dan integritas penegakan hukum, Dr. Ahmad Ulul Albab memilih jalan pengabdian sebagai pendidik. Saat ini, ia dipercaya sebagai Dosen Hukum Pidana pada Fakultas Hukum Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), mengemban amanah membentuk generasi muda agar memahami hukum bukan sekadar pasal dan aturan, melainkan sebagai instrumen menghadirkan keadilan dan kemaslahatan bagi masyarakat.

Selain aktif di dunia akademik, ia juga dikenal sebagai praktisi hukum yang memiliki pengalaman luas di berbagai bidang, mulai dari advokat, kurator dan pengurus, pengacara pajak, hingga mediator bersertifikasi yang telah terdaftar sebagai Mediator Non Hakim di Pengadilan Negeri Semarang.

Akademisi Muda Berkiprah di Dunia Hukum, Dr. Ahmad Ulul Albab Teguhkan Dedikasi untuk Keadilan dan Kepastian Hukum


Baginya, hukum bukan alat kepentingan, melainkan jalan untuk menjaga hak dan martabat manusia. Prinsip itu tercermin dari keterlibatannya dalam sejumlah perkara strategis, termasuk penanganan PKPU dan kepailitan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk di Pati, serta menjadi pengurus dalam perkara KSP Artha Anugrah Adhi di Salatiga yang berhasil mencapai homologasi atau perdamaian.

Tak hanya itu, Dr. Ahmad Ulul Albab juga mendirikan kantor hukum AUAP “Ahmad Ulul Albab & Partners” sebagai ruang pengabdian profesional di bidang hukum. Ia pun dipercaya memimpin YLBHI Satria Sejati Jawa Tengah yang aktif mendampingi berbagai persoalan hukum struktural dan advokasi masyarakat pencari keadilan.

Jejak pengabdiannya juga tampak melalui kiprahnya di bidang perlindungan konsumen saat pernah menjabat Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur Cabang Sidoarjo. Sementara di organisasi profesi, ia aktif sebagai pengurus Koordinator Wilayah Jawa Tengah Ikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (IKAPI).

Dalam dunia akademik, kontribusinya diwujudkan melalui karya ilmiah berjudul “Criminal Offenses Against Bankruptcy Debtors Who Do Not Act In Good Faith Towards The Management and Administration of Bankruptcy Estate To Ensure Legal Certainty” yang diterbitkan dalam Jurnal RJOAS: Russian Journal of Agricultural and Socio-economic Sciences tahun 2024.

Akademisi Muda Berkiprah di Dunia Hukum, Dr. Ahmad Ulul Albab Teguhkan Dedikasi untuk Keadilan dan Kepastian Hukum


Pemimpin Redaksi Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Slamet Pramono yang akrab disapa Bram, turut memberikan pandangannya terhadap sosok Dr. Ahmad Ulul Albab.

Menurutnya, sahabatnya tersebut merupakan figur akademisi dan praktisi hukum yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga memiliki nilai religius dan kepedulian sosial yang kuat.

“Beliau bukan hanya seorang doktor hukum, tetapi sahabat yang memiliki ketulusan dalam membantu masyarakat dan menjaga nilai keadilan. Di tengah situasi hukum yang kadang kehilangan arah moral, sosok seperti Dr. Ahmad Ulul Albab menjadi contoh bahwa ilmu harus dibarengi akhlak, integritas, dan rasa takut kepada Allah SWT,” ujar Bram.

Bram juga menilai perjalanan hidup dan pengabdian Dr. Ahmad Ulul Albab menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para akademisi dan praktisi hukum agar tidak menjadikan profesi sekadar mencari kedudukan, melainkan sebagai jalan ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.

Perjalanan Dr. Ahmad Ulul Albab menjadi pengingat bahwa ilmu yang disertai keimanan dan ketulusan pengabdian akan melahirkan kebermanfaatan bagi banyak orang. Di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, hadirnya sosok akademisi religius yang menjunjung nilai moral, etika, dan keadilan menjadi cahaya harapan bagi tegaknya hukum yang beradab dan bermartabat di Indonesia.

{Redaksi MSRI}

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama