Pemkab Tulungagung Salurkan Bantuan Pangan untuk 149.572 KPM, Bupati Turun Langsung ke Lapangan

Pemkab Tulungagung Salurkan Bantuan Pangan untuk 149.572 KPM, Bupati Turun Langsung ke Lapangan
Dok, foto: Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., turun langsung meninjau proses pembagian bantuan di Balai Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, pada Selasa (8/4/2026).

MSRI, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, mulai mendistribusikan Bantuan Pangan (Banpang) untuk alokasi Februari hingga Maret 2026. Penyaluran dilakukan secara serentak dengan menyasar sebanyak 149.572 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.

Guna memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran, Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., turun langsung meninjau proses pembagian bantuan di Balai Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, pada Selasa (8/4/2026).

Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Bupati menyampaikan bahwa bantuan pangan disalurkan sekaligus untuk dua bulan guna meningkatkan efisiensi distribusi dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

“Setiap KPM menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini diberikan untuk dua bulan sekaligus, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu penyaluran berikutnya dalam waktu dekat,” ujar Bupati.

Pemkab Tulungagung Salurkan Bantuan Pangan untuk 149.572 KPM, Bupati Turun Langsung ke Lapangan

Pemkab Tulungagung Salurkan Bantuan Pangan untuk 149.572 KPM, Bupati Turun Langsung ke Lapangan


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai 2.991.440 kilogram beras atau hampir 3.000 ton, serta 598.288 liter minyak goreng. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Tulungagung bekerja sama dengan Perum Bulog guna memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat desa. Di Kecamatan Besuki sendiri, tercatat sebanyak 4.191 penerima manfaat.

Sementara itu, penyaluran di Balai Desa Keboireng telah mencakup empat desa, yakni Desa Keboireng, Wateskroyo, Tulungrejo, dan Sedayugunung.

Meski data penerima telah melalui proses verifikasi, Pemkab Tulungagung tetap membuka ruang evaluasi. Bupati menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi program tersebut.

“Apabila terdapat penerima yang dinilai tidak tepat sasaran, masyarakat diharapkan segera melapor. Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Melalui program Bantuan Pangan periode Februari–Maret 2026 ini, Pemkab Tulungagung berharap dapat menjaga stabilitas daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.

Reporter : Roni Yuwantoko

Kaperwil Jawa Timur

Editor : Redaksi MSRI

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama