MSRI, JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXX yang digelar di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026), Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., menerima Piagam Penghargaan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.
Penghargaan tersebut menjadi kado istimewa bagi masyarakat Jombang, seiring peringatan Otoda tahun ini yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita.” Apresiasi ini merupakan bentuk pengakuan resmi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI atas kinerja Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Dalam capaian tersebut, Kabupaten Jombang berhasil menempati peringkat ke-4 terbaik nasional kategori kabupaten, dengan predikat kinerja “Tinggi” dan skor 3,5962. Prestasi ini mencerminkan keberhasilan implementasi otonomi daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kualitas pelayanan publik.
Bupati Warsubi, usai menerima penghargaan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Jombang.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, dukungan lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa komitmen kami dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pelayanan telah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional,” ujarnya.
Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Bupati Warsubi menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan.
“Penghargaan ini akan kami jadikan pemacu untuk terus berinovasi, memperkuat pelayanan publik, serta mengoptimalkan potensi daerah melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa manfaat pembangunan benar-benar dirasakan secara merata oleh seluruh warga Jombang,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga sinergi dalam membangun daerah.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk mewujudkan Jombang yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Kami mohon doa serta dukungan dari seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya, selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 menjadi momentum strategis bagi kepala daerah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan visi besar Asta Cita.
Pada kesempatan tersebut, penghargaan EPPD Tahun 2025 diserahkan kepada sejumlah daerah berprestasi, terdiri dari 5 gubernur, 9 wali kota, dan 15 bupati di seluruh Indonesia.
Sebagai informasi, EPPD merupakan instrumen evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Penilaian ini menjadi tolok ukur capaian kinerja daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Prestasi Kabupaten Jombang ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026 tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2025.
{Cak Loem}
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments