![]() |
| Gambar ilustrasi, Polres Tulungagung Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Saat Tinggalkan Rumah untuk Salat Tarawih. |
MSRI, TULUNGAGUNG - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, Polres Tulungagung mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah untuk melaksanakan salat tarawih di masjid.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., melalui Kasihumas Polres Tulungagung IPTU Nanang Murdianto, saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Sabtu (28/02/2026).
IPTU Nanang Murdianto menegaskan, momen tarawih yang berlangsung pada malam hari kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan, khususnya pencurian rumah kosong. Oleh karena itu, masyarakat diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
Tips Aman Meninggalkan Rumah Saat Tarawih
1. Pastikan Penerangan Rumah Memadai
Penerangan yang cukup menjadi langkah dasar dalam meningkatkan keamanan rumah. Rumah yang gelap berpotensi menandakan tidak adanya penghuni dan memberi ruang bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi.
Pastikan area pintu masuk, halaman, dan sekitar rumah tetap terang. Penggunaan lampu sensor gerak juga dianjurkan karena dapat menyala otomatis dan memberi efek kejut bagi pihak yang berniat buruk.
2. Gunakan Sistem Keamanan Tambahan
Lengkapi rumah dengan sistem keamanan seperti CCTV dan alarm. Saat ini banyak perangkat yang dapat dipantau melalui ponsel pintar sehingga pemilik rumah tetap dapat mengawasi kondisi rumah dari mana pun.
Alarm dengan sirene keras juga dapat menjadi pencegah efektif karena berfungsi memberi peringatan sekaligus menakuti pelaku kejahatan.
3. Periksa dan Kunci Seluruh Pintu serta Jendela
Sebelum berangkat ke masjid, pastikan seluruh pintu dan jendela telah terkunci dengan baik. Meski terlihat sepele, kelalaian kecil dapat menjadi celah masuk bagi pelaku pencurian.
Jangan abaikan jendela kecil atau ventilasi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai akses masuk.
4. Ciptakan Kesan Rumah Tetap Berpenghuni
Rumah yang gelap dan sunyi cenderung menjadi sasaran empuk. Untuk mengantisipasi hal tersebut, warga dapat menyalakan televisi atau radio guna menciptakan kesan rumah tetap berpenghuni.
5. Pasang Tanda Peringatan Keamanan
Memasang papan atau stiker pemberitahuan keberadaan CCTV di pintu atau pagar rumah dapat menjadi langkah preventif. Pelaku kejahatan umumnya enggan mendekati rumah yang memiliki sistem pengawasan aktif.
6. Pastikan Kompor dan Instalasi Listrik Aman
Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, masyarakat juga diingatkan untuk memastikan kompor telah dimatikan dan instalasi listrik dalam kondisi aman guna mencegah potensi kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih teliti sebelum meninggalkan rumah. Pastikan seluruh akses masuk sudah terkunci, peralatan listrik dan kompor dalam kondisi aman. Kewaspadaan adalah langkah pencegahan paling efektif,” tegas IPTU Nanang Murdianto.
Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kondusivitas lingkungan. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, warga diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan darurat Kepolisian 110.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadan di Kabupaten Tulungagung tetap aman, nyaman, dan khusyuk.
Reporter: Roni Yuwantoko
Kaperwil Jatim
Editor: Redaksi MSRI
dibaca


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments