MSRI, MOJOKERTO - Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan personel menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Mojokerto Kota menggelar kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Kepolisian Terpusat Ketupat 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lantai 2 Mapolres Mojokerto Kota dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Mojokerto Kota, Kompol Jalaludin.
Latpraops ini digelar sebagai langkah strategis untuk menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kemampuan teknis seluruh personel yang akan diterjunkan dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026.
Dalam arahannya, Wakapolres Kompol Jalaludin menegaskan bahwa latihan pra operasi merupakan fondasi penting dalam pelaksanaan tugas di lapangan, terutama dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama periode Lebaran.
“Latpraops ini bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi dinamika situasi kamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas secara optimal,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Rabu (11/3/2026).
Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Polres Mojokerto Kota menyiapkan sejumlah personel yang terbagi ke dalam lima satuan tugas, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum), Satgas Kamseltibcar Lantas, serta Satgas Bantuan Operasi (Banops).
Selain penguatan personel, Polres Mojokerto Kota juga akan mendirikan empat pos pengamanan yang terdiri dari satu Pos Terpadu, satu Pos Pelayanan, dan dua Pos Pengamanan di sejumlah titik strategis guna menunjang kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
Dalam forum Latpraops tersebut, para kepala satuan tugas turut memaparkan gambaran situasi umum serta potensi kerawanan yang diprediksi muncul selama masa arus mudik dan balik Lebaran. Salah satu fokus utama pengamanan adalah kelancaran arus lalu lintas, mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode tersebut.
Satgas Kamseltibcar Lantas telah menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, baik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Selain itu, pengamanan objek vital, pusat keramaian, tempat ibadah, hingga pemukiman warga yang ditinggalkan mudik juga menjadi perhatian serius.
Personel kepolisian akan meningkatkan kegiatan patroli serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum bepergian.
Menutup kegiatan Latpraops, Wakapolres Mojokerto Kota menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta pelayanan humanis kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, junjung tinggi profesionalisme, serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya kepada wartawan MSRI.
Reporter : Mbah Mul/Agung
Editor : Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments