MSRI, SURABAYA - Media Koran dan Portal Online Pelopor memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 pada Minggu, 22 Februari 2026, dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan di Monumen Pers Perjuangan, Jalan Tunjungan No.100, Kecamatan Genteng, Surabaya.
Momentum ini menjadi refleksi perjalanan sekaligus penguatan komitmen untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang profesional dan berintegritas.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan serta pembacaan doa yang dipandu oleh Bapak Zaenal Karim, S.H. Prosesi simbolis pemotongan pucuk tumpeng nasi kuning dilakukan oleh Pimpinan Redaksi (CEO) Pelopor, Bapak Muhammad Rizal, S.H., yang kemudian menyerahkannya kepada Bapak Zaenal Karim selaku penasihat media. Tradisi tumpeng dimaknai sebagai representasi doa dan wujud keseimbangan hubungan manusia dengan alam serta Tuhan Yang Maha Esa.
Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu, serta ramah tamah yang mempererat silaturahmi seluruh jajaran dan mitra. Peringatan ini digelar secara sederhana, namun sarat makna, terlebih karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Pelopor meneguhkan niat agar setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan, khususnya bagi masyarakat Surabaya dan Jawa Timur.
Tanggal 22 Februari juga memiliki nilai historis dalam perjalanan bangsa, di antaranya terkait momentum penyerahan kekuasaan dari Soekarno kepada Soeharto pada 1967, serta peresmian Masjid Istiqlal pada 22 Februari 1978. Spirit sejarah tersebut semakin memperkaya makna peringatan HUT ke-6 Pelopor.
Enam tahun perjalanan bukanlah waktu yang singkat. Di tengah dinamika industri media dan tantangan era digital, Pelopor tetap konsisten menjaga independensi, akurasi, serta keberimbangan dalam pemberitaan.
Ketika banyak media menghadapi krisis bahkan berganti kepemilikan dan identitas, Pelopor terus bertahan, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat digitalisasi, serta membangun model bisnis yang stabil dan berkelanjutan.
Sebagai media yang menjalankan fungsi kontrol sosial, Pelopor berkomitmen menghadirkan informasi yang aktual, terpercaya, dan bebas dari hoaks maupun propaganda. Kecepatan dan akurasi menjadi tuntutan mutlak di era digital, dan Pelopor menempatkan profesionalisme serta tanggung jawab publik sebagai fondasi utama.
Monumen Pers Perjuangan yang menjadi lokasi peringatan ini memiliki nilai historis penting. Bangunan yang pernah menjadi Kantor Berita Indonesia “Antara” sejak 1 September 1945 tersebut menjadi saksi perjuangan insan pers, termasuk kiprah Bung Tomo dalam menyebarluaskan semangat kemerdekaan. Spirit perjuangan itulah yang diharapkan terus menginspirasi perjalanan Pelopor ke depan.
Menanggapi momentum tersebut, Pemimpin Redaksi Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Slamet Pramono yang akrab disapa Bram, menyampaikan apresiasi dan harapannya.
“Enam tahun adalah fase penting dalam proses pendewasaan sebuah media. Kami di MSRI melihat Pelopor sebagai bagian dari ekosistem pers yang terus bertumbuh. Tantangan industri media saat ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga menjaga integritas, verifikasi, dan keberpihakan pada kepentingan publik. Semoga di usia ke-6 ini, Pelopor semakin kokoh, adaptif terhadap digitalisasi, serta konsisten menyajikan informasi yang akurat dan mencerahkan,” ujar Bram.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antarmedia menjadi kunci dalam memperkuat kualitas demokrasi dan literasi informasi di tengah derasnya arus digital.
Memasuki usia ke-6, Pelopor tidak lagi sekadar mencari eksistensi, melainkan fokus memperluas jangkauan, memperkuat branding, meningkatkan kualitas layanan informasi, serta memperkokoh identitas sebagai media referensi yang kredibel.
“Happy 6th Anniversary Media Koran dan Portal Online Pelopor! Terus terdepan menyajikan berita yang jujur dan akurat. Level up!”
Semoga semangat Ramadan membawa keberkahan dan transformasi menuju media yang semakin profesional, informatif, dan terpercaya. Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 H.
Kontributor: Eko Gagak
Editor : Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments