![]() |
| Dok, foto: Ribuan Pelajar Gunakan NST dalam Seleksi Nasional Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Keterangan pers, Sabtu 10 Januari 2026. |
MSRI, JAKARTA - Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sekolah unggulan berasrama yang diinisiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI).
Proses seleksi dilaksanakan secara nasional dan berjenjang guna menjaring calon pemimpin muda bangsa yang berintegritas, berprestasi, dan berdaya saing global.
Tahapan awal seleksi nasional diawali dengan pelaksanaan Nusantara Standard Test (NST) atau Tes Potensi Akademik (TPA) yang digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 08.30 WIB, bertempat di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Pelaksanaan NST tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, didampingi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan.
Turut hadir pula sejumlah tokoh pendidikan nasional dan mitra strategis, antara lain Dewan Pembina YPKBI Miftah Nur Sabri, COO Jakarta Intercultural School Easy Arisarwindha, Senior Director Putera Sampoerna Foundation Elan Merdy, Kepala Divisi Digital Retail Banking PT BRI Dr. Kaspar Situmorang, Ketua Umum ILUNI UI periode 2022–2025 Dr. Ir. Didit Ratam, MBA, serta perwakilan dari dunia pendidikan dan industri.
Dalam keterangannya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung penjaringan talenta nasional.
“Kehadiran langsung para menteri dan pemangku kepentingan hari ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang adil, transparan, dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia masa depan,” ujar Wakapolri.
Ia menjelaskan, mekanisme seleksi dirancang secara berlapis dan berkeadilan. Tahap awal dilakukan di daerah melalui Polda masing-masing dengan menyaring 20 persen peserta terbaik berdasarkan nilai tertinggi.
Selanjutnya, 400 peserta terpilih akan mengikuti Seleksi Pusat di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada akhir Maret hingga awal April 2026, untuk memperebutkan 180 kursi siswa.
“Di tahap akhir, peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, tes psikologi, penelitian personel, hingga tes kesamaptaan jasmani. Kami ingin memastikan siswa yang terpilih tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara mental, fisik, serta memiliki karakter dan budi pekerti yang kuat,” tegasnya.
Tingginya animo masyarakat terlihat dari peningkatan signifikan jumlah pendaftar. Pada seleksi Angkatan Kedua ini, jumlah peserta melonjak dibandingkan Angkatan Pertama tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 11.765 pelajar dengan 120 siswa terpilih.
Lonjakan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan dan sistem pembinaan yang diterapkan.
Sebagai sekolah unggulan, SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerapkan kurikulum berbasis International Baccalaureate (IB) yang menekankan pengembangan berpikir kritis, kemandirian belajar, serta wawasan global, sejalan dengan penanaman nilai kebangsaan dan kepemimpinan.
Seluruh rangkaian seleksi Angkatan Kedua dijadwalkan rampung dengan pengumuman kelulusan pada Mei 2026. Para siswa terpilih akan menjalani pendidikan berasrama sebagai wujud kontribusi nyata Polri bersama YPKBI dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
{Redaksi MSRI}
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments