Gus Choirul Anwar Berpulang ke Rahmatullah, Cak Bram dan Keluarga Besar MSRI Sampaikan Duka serta Doa

Gus Choirul Anwar Berpulang ke Rahmatullah, Cak Bram dan Keluarga Besar MSRI Sampaikan Duka serta Doa

MSRI, JAWA TIMUR – Setiap kehidupan memiliki batas, setiap perjumpaan pada akhirnya akan menemukan perpisahan. Namun, kepergian seseorang yang meninggalkan jejak kebaikan, pengabdian, dan keteladanan akan selalu menghadirkan kenangan serta doa yang tak pernah terputus.

Kabar duka atas berpulangnya Gus Choirul Anwar, Kepala Yayasan Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin Sumberwaru, pada Rabu (4/11/2026), menghadirkan rasa kehilangan mendalam bagi keluarga besar, kerabat, lingkungan pesantren, serta orang-orang yang mengenal almarhum.

Atas kepergian tersebut, Keluarga Besar Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), atas nama pribadi, Direktur Utama sekaligus Pemimpin Redaksi, Slamet Pramono yang akrab disapa Cak Bram, beserta seluruh jajaran, menyampaikan belasungkawa dan doa yang sedalam-dalamnya.

Cak Bram mengungkapkan bahwa kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Jabatan, kedudukan, kekayaan, maupun segala kemuliaan duniawi pada akhirnya akan ditinggalkan. Namun, amal ibadah, ilmu yang bermanfaat, serta kebaikan yang diwariskan akan menjadi bagian dari nilai kehidupan yang patut dikenang.

“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar MSRI, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Gus Choirul Anwar. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap Cak Bram.

Ia juga menyampaikan bahwa kehilangan hendaknya menjadi momentum bagi setiap insan untuk kembali merenungkan hakikat kehidupan, memperbanyak amal kebaikan, memperkuat keimanan, serta menjaga hubungan baik antarsesama manusia.

Menurutnya, manusia boleh saja telah tiada secara jasmani, tetapi keteladanan, ilmu, nasihat, dan kebaikan yang pernah ditanamkan dapat terus hidup dalam ingatan serta menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Doa untuk Almarhum dan Keluarga yang Ditinggalkan

Lebih lanjut, Cak Bram beserta seluruh jajaran MSRI mendoakan agar keluarga besar almarhum, para santri, kerabat, sahabat, dan seluruh pihak yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, keikhlasan, serta kekuatan iman dalam menghadapi ujian kehilangan tersebut.

Sebagai bentuk doa dan penghormatan, keluarga besar MSRI turut memanjatkan:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu.

Artinya: Ya Allah, ampunilah beliau, rahmatilah beliau, berikanlah keselamatan kepadanya, dan maafkanlah segala kesalahannya.

Semoga Allah SWT menjadikan kuburnya sebagai taman dari taman-taman surga, menerima seluruh amal salehnya, serta menganugerahkan tempat terbaik di Jannatul Firdaus.

Selamat jalan, Gus Choirul Anwar.

Kepergian adalah ketetapan-Nya, sementara doa dan kenangan atas segala kebaikan akan tetap menyertai. Semoga Allah SWT mempertemukan kembali dalam kehidupan abadi di surga-Nya.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Aamiin ya Rabbal 'alamin.

MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama