Mengenang 1000 Hari Sri Wahyuningsih, Lantunan Sholawat, Doa, Tahlil dan Yasin Mengiringi

Mengenang 1000 Hari Sri Wahyuningsih, Lantunan Sholawat, Doa, Tahlil dan Yasin Mengiringi

MSRI, MOJOKERTO - Suasana religius dan penuh khidmat mewarnai acara Pendak 1000 atau Nyewu Almarhumah Sri Wahyuningsih yang digelar keluarga di kediaman Jalan Rajek Wesi, Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026).

Mengenang 1000 hari kepergian Almarhumah, keluarga bersama ibu-ibu pengajian dan warga sekitar berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan. Lantunan sholawat, pembacaan Surah Yasin, tahlil, serta doa bersama mengiringi rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi Almarhumah.

Pantauan MSRI, ibu-ibu pengajian dan warga sekitar tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Dengan penuh kekhusyukan, mereka bersama-sama melantunkan sholawat, membaca Yasin dan tahlil, kemudian memanjatkan doa agar Almarhumah Sri Wahyuningsih mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT.

Kehadiran warga sekitar tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

Salah seorang perwakilan ibu-ibu pengajian menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bagian dari kepedulian dan kebersamaan sebagai warga.

“Kami hadir untuk bersama-sama mendoakan Almarhumah. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, menerima amal ibadahnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan juga senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan,” tuturnya.

Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh ibu-ibu pengajian dan warga sekitar yang telah hadir serta ikut melantunkan sholawat, membaca Yasin, tahlil, dan memanjatkan doa untuk Almarhumah.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu-ibu pengajian dan seluruh warga sekitar yang telah hadir dan memberikan doa serta dukungan. Kehadiran panjenengan semua sangat berarti bagi keluarga dan menjadi bagian dari kebersamaan yang insyaallah penuh keberkahan,” ungkap pihak keluarga.

Doa untuk yang Telah Berpulang

Momentum Pendak 1000 menjadi pengingat bagi keluarga dan seluruh yang hadir bahwa kehidupan dan kematian merupakan ketetapan Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

“Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.”
“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.”
QS. Al-Baqarah: 156

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.”
HR. Muslim

Melalui rangkaian doa bersama tersebut, keluarga memohon kepada Allah SWT agar mengampuni segala dosa dan kekhilafan Almarhumah Sri Wahyuningsih, menerima seluruh amal ibadahnya, melimpahkan rahmat dan maghfirah-Nya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Seribu hari telah berlalu, namun kenangan, kasih sayang, dan doa untuk Almarhumah tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga.

Al-Fatihah untuk Almarhumah Sri Wahyuningsih.

Allahummaghfirlahā warhamhā wa‘āfihā wa‘fu ‘anhā.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama