TAK PERLU BOLOS! Pelajar Tulungagung Kini Bisa Urus SIM Setiap Rabu Sore, Program "SIGAP" Satlantas Hadirkan Layanan Khusus

TAK PERLU BOLOS! Pelajar Tulungagung Kini Bisa Urus SIM Setiap Rabu Sore, Program "SIGAP" Satlantas Hadirkan Layanan Khusus

MSRI, TULUNGAGUNG - Satlantas Polres Tulungagung Polda Jawa Timur menghadirkan inovasi pelayanan bagi pelajar melalui program “SIGAP” (SIM Gapai Pelajar).

Program tersebut memberikan kemudahan bagi siswa yang telah berusia 17 tahun untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus meninggalkan jam sekolah.

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., kepada Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), Kamis (3/9/2026).

“Program ini kami buat untuk menjawab kendala pelajar yang ingin memiliki SIM, tetapi terbentur waktu sekolah. Kami tidak ingin pelajar bolos hanya untuk urus SIM,” tegas AKP Ivan.

TAK PERLU BOLOS! Pelajar Tulungagung Kini Bisa Urus SIM Setiap Rabu Sore, Program "SIGAP" Satlantas Hadirkan Layanan Khusus

Setiap Rabu, Pukul 13.30–16.00 WIB

Layanan SIGAP dibuka setiap Rabu pukul 13.30 hingga 16.00 WIB di Satlantas Polres Tulungagung. Waktu pelayanan tersebut dipilih agar pelajar dapat mengurus SIM setelah menyelesaikan kegiatan belajar di sekolah.

Menurut AKP Ivan, SIGAP tidak semata-mata memberikan kemudahan pelayanan administrasi SIM, tetapi juga menjadi sarana edukasi keselamatan berlalu lintas bagi generasi muda.

“Melalui SIGAP SIM Gapai Pelajar, kami tidak hanya melayani pembuatan SIM, tetapi juga memberikan edukasi mengenai aturan, etika dan keselamatan berlalu lintas sejak dini,” jelasnya.

Estimasi proses pelayanan sekitar 60 menit, namun waktu tersebut dapat berubah menyesuaikan kondisi antrean serta pelaksanaan ujian teori dan praktik.

TAK PERLU BOLOS! Pelajar Tulungagung Kini Bisa Urus SIM Setiap Rabu Sore, Program "SIGAP" Satlantas Hadirkan Layanan Khusus

Syarat Wajib Dipenuhi

Persyaratan pembuatan SIM melalui program SIGAP mengikuti ketentuan dan prosedur umum, antara lain:

1. Berusia minimal 17 tahun.

2. Memiliki KTP dan membawa kartu pelajar.

3. Lulus pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani, dan psikologi sesuai ketentuan.

4. Lulus ujian teori dan praktik.

Program ini diperuntukkan bagi pelajar yang ber-KTP Tulungagung.

TAK PERLU BOLOS! Pelajar Tulungagung Kini Bisa Urus SIM Setiap Rabu Sore, Program "SIGAP" Satlantas Hadirkan Layanan Khusus

Bukan Sekadar SIM, Tetapi Edukasi Keselamatan

Saat ini program SIGAP masih dalam tahap uji coba. Pada pekan pertama, tercatat baru dua pelajar yang memanfaatkan layanan tersebut.

Satlantas Polres Tulungagung membuka kemungkinan menambah jam pelayanan apabila antusiasme pelajar semakin tinggi.

“Jika animo pelajar tinggi, kami akan buka kemungkinan menambah jam pelayanan,” ungkap AKP Ivan.

Inovasi tersebut juga dilatarbelakangi perhatian Satlantas terhadap keselamatan pelajar di jalan raya. Dalam kegiatan “Go To School”, petugas masih menemukan berbagai pelanggaran yang dilakukan pelajar, mulai dari tidak menggunakan helm, penggunaan knalpot brong, hingga perilaku berkendara yang membahayakan.

AKP Ivan menegaskan, kepemilikan SIM bukan sekadar persoalan memiliki dokumen untuk berkendara, melainkan merupakan bagian dari kesiapan seseorang memahami aturan dan bertanggung jawab ketika berada di jalan raya.

“Kami ingin mengubah mindset adik-adik pelajar. Berkendara itu bukan soal gaya-gayaan atau kebut-kebutan. Ini soal nyawa. Nyawa kalian, nyawa teman, dan nyawa orang lain di jalan. Punya SIM itu bukti kalian sudah siap, sudah paham aturan, dan siap bertanggung jawab,” pesan AKP Ivan.

TAK PERLU BOLOS! Pelajar Tulungagung Kini Bisa Urus SIM Setiap Rabu Sore, Program "SIGAP" Satlantas Hadirkan Layanan Khusus

Melalui edukasi sejak dini yang dibarengi kemudahan akses pelayanan SIM secara resmi, Satlantas Polres Tulungagung berharap pelajar dapat menjadi bagian dari pelopor keselamatan berlalu lintas.

Target Utama: Pelajar Tertib dan Selamat

AKP Ivan menegaskan bahwa tujuan utama program SIGAP bukan sekadar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.

“Harapan kami sederhana: adik-adik pulang pergi sekolah selamat. Tertib berlalu lintas, punya SIM sesuai ketentuan, dan bisa membanggakan orang tua. Jangan sampai cita-cita kalian terhenti hanya karena kecelakaan yang bisa kita cegah,” pungkas AKP Ivan.

Program SIGAP diharapkan menjadi langkah konkret Satlantas Polres Tulungagung dalam mendekatkan pelayanan kepada pelajar sekaligus membangun kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya harus dimulai dari kepatuhan terhadap aturan.

Reporter: Roni Yuwantoko

Kaperwil MSRI Jawa Timur

MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama