Bakom Paparkan Transformasi Pemerintah: PLTS 100 GWp hingga Penguatan Layanan Kesehatan

Bakom Paparkan Transformasi Pemerintah: PLTS 100 GWp hingga Penguatan Layanan Kesehatan

MSRI, JAKARTA - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI memaparkan perkembangan sejumlah agenda transformasi nasional, mulai dari penguatan ketahanan energi melalui program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) hingga transformasi layanan kesehatan.

Paparan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menjelaskan bahwa program PLTS 100 GWp diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan potensi energi surya sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah, potensi energi surya Indonesia mencapai sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas PLTS nasional per Juli 2026 baru sekitar 1,76 GW. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan program PLTS 100 GWp secara bertahap.

Program tersebut mencakup pengembangan PLTS di sejumlah lokasi, termasuk pembangkit yang dipasang di darat, terapung maupun atap. Tahap awal telah mencakup 15 proyek PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas sekitar 5,3 GWp. Pemerintah menyebut investasi untuk 15 proyek awal tersebut sekitar Rp135 triliun.

Qodari menyampaikan, pengembangan PLTS 100 GWp diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1.140 triliun dan berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta job-years, yang mencakup sektor konstruksi, instalasi dan manufaktur.

Dari sisi energi dan lingkungan, pemerintah memperkirakan program tersebut dapat menghemat penggunaan bahan bakar diesel hingga sekitar 6 juta kiloliter per tahun serta berpotensi menekan emisi gas rumah kaca hingga sekitar 140 juta ton CO₂. Pemerintah juga memperkirakan terdapat potensi penghematan anggaran hingga Rp73,9 triliun per tahun.

“Transformasi yang ingin diwujudkan adalah perubahan dari ketergantungan terhadap sumber energi dan impor menuju pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri yang semakin mandiri, bersih, dan berkelanjutan,” kata Qodari.

Transformasi Layanan Kesehatan

Selain sektor energi, konferensi pers Bakom juga membahas perkembangan transformasi layanan kesehatan nasional.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono turut menyampaikan perkembangan sejumlah program prioritas kesehatan pemerintah, antara lain Cek Kesehatan Gratis (CKG), penguatan penanganan tuberkulosis (TBC), serta peningkatan kapasitas dan tipe rumah sakit. ANTARA Foto mencatat konferensi tersebut secara khusus membahas peningkatan kelas rumah sakit dari kelas D menjadi kelas C.

Transformasi kesehatan tersebut diarahkan pada penguatan sistem layanan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. Pemerintah juga menempatkan penguatan kapasitas rumah sakit dan penanganan penyakit prioritas sebagai bagian dari agenda peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional.

Konferensi pers Bakom menjadi ruang penyampaian perkembangan program pemerintah kepada publik, dengan sektor energi dan kesehatan menjadi dua agenda transformasi yang dipaparkan pada kesempatan tersebut.

Bagi pemerintah, program PLTS 100 GWp dan transformasi layanan kesehatan merupakan bagian dari agenda pelaksanaan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan pelaksanaannya tetap menjadi bagian yang perlu dipantau secara berkelanjutan oleh publik.

Reporter: Aditya WP
Kabiro MSRI DKI Jakarta
Sumber: Bakom RI/ANTARA
MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama