MSRI, SURABAYA - Dalam suasana penuh duka dan keheningan malam, keluarga besar almarhumah Djenap bersama warga dan kerabat menggelar pembacaan Surah Yaasiin, tahlil, serta doa bersama pada malam pertama, Rabu malam (2/9/2026).
Kegiatan berlangsung selepas shalat Isya di rumah duka, Jalan Tambak Wedi Baru Gang 11, Nomor 53, RT 009/RW 003, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Dengan penuh kekhusyukan, warga dan kerabat bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, bacaan tahlil, serta doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT. Lantunan doa tersebut menjadi ungkapan kasih, penghormatan, sekaligus ikhtiar agar almarhumah memperoleh rahmat, ampunan, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Almarhumah Djenap berpulang ke Rahmatullah pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.20 WIB di RSUD Dr. Soewandi Surabaya. Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sanak saudara, serta masyarakat yang mengenal beliau.
Ketua RT: Warga Hadir Karena Kepedulian dan Persaudaraan
Ketua RT setempat, Pramono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kehadiran warga merupakan wujud kepedulian sekaligus rasa persaudaraan terhadap keluarga yang sedang berduka.
Menurutnya, dalam suasana seperti ini, kebersamaan warga menjadi bagian penting untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhumah.
“Kami sebagai warga turut berduka cita atas berpulangnya almarhumah Djenap. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT, segala dosa dan kekhilafannya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan. Kehadiran warga malam ini adalah bentuk kepedulian dan persaudaraan kita bersama,” ujar Pramono.
Ia juga mengapresiasi seluruh warga yang telah hadir dan bersama-sama mengikuti pembacaan Yaasiin, tahlil dan doa dengan penuh kekhusyukan.
Warga: Semoga Menjadi Amal Jariyah dan Jalan Kebaikan
Salah seorang warga setempat turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Menurutnya, doa bersama merupakan bentuk kepedulian masyarakat sekaligus pengingat bagi setiap manusia bahwa kehidupan pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta.
“Kami datang untuk mendoakan almarhumah. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang mulia, mengampuni segala kekhilafan, dan menerima amal ibadah beliau. Semoga keluarga juga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini,” ungkapnya.
Kebersamaan warga tersebut diharapkan terus terjaga hingga rangkaian doa pada hari-hari berikutnya, termasuk sampai hari ketujuh.
Keluarga Almarhumah Sampaikan Terima Kasih
Di tengah suasana duka, keluarga almarhumah Djenap menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga, kerabat, sahabat, serta semua pihak yang telah hadir dan memberikan doa.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan kerabat yang telah hadir, mendoakan, serta memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga. Mohon keikhlasan untuk turut mendoakan almarhumah agar Allah SWT memberikan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi-Nya. Kami juga memohon maaf apabila semasa hidup almarhumah terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” tutur pihak keluarga.
Rangkaian pembacaan Yaasiin, tahlil dan doa bersama akan terus dilaksanakan hingga hari ketujuh sebagai bentuk penghormatan dan ikhtiar keluarga bersama masyarakat untuk senantiasa mendoakan almarhumah.
Kepergian seseorang pada hakikatnya menjadi pengingat bagi yang masih hidup bahwa setiap insan akan kembali kepada Allah SWT. Karena itu, doa dan amal kebaikan menjadi bentuk kasih yang terus dapat dipanjatkan bagi mereka yang telah mendahului.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.”
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhumah Djenap, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, memberikan cahaya dan rahmat-Nya, serta menempatkan almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesabaran, ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan dalam menerima ketetapan-Nya.
MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments