MSRI, TULUNGAGUNG – Duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Tulungagung. Seorang pelajar SMPN 1 Ngantru berinisial N (14) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Batokan, Desa Batokan, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Korban yang merupakan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Ngantru, tengah mengendarai sepeda motor Suzuki Satria AG 6011 OAF. Kecelakaan terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai korban bersenggolan dengan Honda Grand AG 5088 RBZ yang dikendarai J (72), warga Desa Batokan.
Kronologi Versi Satlantas
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung IPDA Armando Satya Putra Pratama, S.Tr.K., CPHR, menjelaskan kronologi berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Sebelum kejadian, SPM Honda Grand berjalan dari utara ke selatan. SPM Suzuki Satria berjalan searah di belakangnya. Sesampainya di TKP, diduga pengemudi SPM Suzuki Satria mendahului SPM Honda Grand terlalu ke kiri sehingga terjadi benturan dan kecelakaan lalu lintas,” jelas IPDA Armando kepada wartawan MSRI, Senin (31/8/2026).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sepeda motor korban sempat oleng setelah terjadi senggolan sebelum kemudian menabrak tembok.
Petugas Puskesmas Ngantru, Joko Muhammad Anas, menyampaikan bahwa korban sempat mendapatkan penanganan dan dievakuasi. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
“Korban meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung,” ujar Joko.
Sementara itu, pengendara Honda Grand, J, mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di Puskesmas Ngantru.
Dalam penanganan perkara tersebut, Satlantas mengamankan dua unit sepeda motor yang terlibat sebagai barang bukti. Kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp500.000.
Satlantas Tegaskan Sekolah dan Orang Tua Harus Bertindak
Peristiwa tersebut kembali menjadi peringatan serius mengenai keselamatan pelajar yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya.
Kapolres Tulungagung AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K., melalui Kasatlantas AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan belasungkawa sekaligus mengingatkan sekolah dan orang tua agar tidak lengah terhadap aktivitas berkendara anak di bawah umur.
“Kami mengimbau kepada seluruh Kepala Sekolah, Guru, dan Komite Sekolah di Kabupaten Tulungagung agar memperketat pengawasan terhadap siswa. Lakukan pendataan dan tegur siswa yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Jangan berikan izin kepada anak di bawah umur untuk mengendarai sepeda motor,” tegas AKP Ivan.
Satlantas mengingatkan bahwa kewajiban memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, termasuk ketentuan Pasal 77 ayat (1) mengenai kewajiban pengemudi memiliki SIM.
Selain aspek penegakan hukum, kepolisian menekankan pentingnya pembinaan keselamatan berlalu lintas yang melibatkan sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
“Kepada orang tua, ini adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan memfasilitasi anak di bawah 17 tahun untuk berkendara. Alihkan dengan antar jemput atau transportasi umum. Jangan sampai penyesalan datang terlambat karena kita mengabaikan keselamatan anak,” tambah AKP Ivan.
Operasi dan Sosialisasi ke Sekolah Ditingkatkan
Sebagai langkah tindak lanjut, Satlantas Polres Tulungagung memastikan akan meningkatkan kegiatan operasi, penertiban, serta sosialisasi keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah.
Pihak kepolisian juga akan menyampaikan surat resmi kepada Dinas Pendidikan untuk mendorong langkah bersama dalam melakukan pengawasan terhadap pelajar yang membawa kendaraan bermotor.
“Satu nyawa pelajar terlalu mahal harganya. Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Mari kita selamatkan generasi penerus dengan tertib berlalu lintas mulai dari rumah dan sekolah,” pungkas AKP Ivan.
Peristiwa di Batokan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan pelajar bukan hanya persoalan penegakan aturan, melainkan tanggung jawab bersama antara orang tua, sekolah, pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.
Reporter: Roni Yuwantoko
Kaperwil MSRI Jawa Timur
MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments