MSRI, BARITO UTARA - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan, mempererat silaturahmi, serta membangun kemitraan yang harmonis antara TNI, insan pers, dan masyarakat.
Komitmen tersebut tercermin dalam kebersamaan jajaran Koramil 1013-05 Gunung Purei bersama awak Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) pada Minggu, 16 Agustus 2026. Usai pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih, personel TNI bersama awak media dan masyarakat melanjutkan kegiatan dengan ngopi dan makan bersama di depan Kantor Koramil Gunung Purei.
Kebersamaan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Komandan Koramil 1013-05, Peltu Heri Cahyono, bersama jajaran Koramil Gunung Purei melalui Babinsa Praka Davit Setiawan, tampak berbaur dengan awak MSRI dan warga. Dialog santai menjadi ruang untuk mempererat komunikasi, membangun silaturahmi, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Bagi MSRI, kebersamaan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi cerminan pentingnya sinergi antara TNI dan pers dalam membangun komunikasi publik yang sehat, terbuka, dan konstruktif.
MSRI berkomitmen untuk terus berjalan bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI, dalam memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, informasi, maupun berbagai persoalan sosial secara proporsional dan bertanggung jawab.
Khususnya di Desa Lampeong, Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, semangat kebersamaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan, gotong royong, keamanan, ketertiban, serta kemajuan masyarakat.
Dalam keterangannya kepada wartawan MSRI, Peltu Heri Cahyono menegaskan bahwa jajaran TNI senantiasa terbuka membangun komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat.
“Kami sebagai anggota TNI selalu terbuka kepada masyarakat. Siapa pun yang ingin bersilaturahmi, tentu kami persilakan. Yang terpenting, kita bersama-sama menjaga kesopanan, ketertiban, kedamaian, dan kerukunan. Dengan komunikasi yang baik, insyaallah hubungan antara TNI dan masyarakat semakin kuat,” ujar Peltu Heri Cahyono.
Senada dengan itu, Praka Davit Setiawan menyampaikan pentingnya membangun kemitraan yang baik antara TNI, media, dan masyarakat.
“Mari kita terus membangun kemitraan dan komunikasi yang baik. Semua ini demi kemajuan bersama. TNI hadir bersama masyarakat dan terus menjaga komunikasi, bukan hanya untuk lingkungan sekitar, tetapi juga untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutur Praka Davit Setiawan.
Sementara itu, Kabiro MSRI Mojokerto, Mulyono (Mbah Mul), menegaskan bahwa kemitraan antara pers dan TNI harus dibangun atas dasar saling menghormati, profesionalitas, komunikasi yang sehat, serta kepentingan masyarakat dan bangsa.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi sekaligus kontrol sosial, sementara TNI memiliki tugas menjaga pertahanan dan kedaulatan negara. Karena itu, sinergi keduanya harus diarahkan pada hal-hal positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“MSRI bersama TNI akan terus menjaga kemitraan yang baik, berjalan berdampingan, dan membangun komunikasi yang sehat. Pers hadir untuk masyarakat, sementara TNI hadir menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Semangat kebersamaan ini harus kita rawat demi persatuan, keutuhan NKRI, serta kemajuan bangsa Indonesia,” tegas Mbah Mul.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gunung Purei tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang merawat persatuan, memperkuat gotong royong, dan membangun Indonesia melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa.
TNI, pers, dan masyarakat bersatu dalam semangat kemanunggalan, menjaga kerukunan, memperkokoh persaudaraan, serta melangkah bersama demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, aman, dan sejahtera.
(Mbah Mul)
MSRI - Perpektif • Akurat • Terpercaya
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments