Awal Kepemimpinan AKBP Wahyudin Latif, Tiga Kapolsek Berganti, Pelayanan Jadi Prioritas

Awal Kepemimpinan AKBP Wahyudin Latif, Tiga Kapolsek Berganti, Pelayanan Jadi Prioritas

MSRI, KEDIRI – Baru dipercaya memimpin Polres Kediri, AKBP Dr. Wahyudin Latif langsung melakukan penyegaran di jajaran kewilayahan. Tiga posisi Kapolsek resmi mengalami pergantian sebagai bagian dari dinamika organisasi sekaligus langkah memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Tiga jabatan yang mengalami rotasi yakni Kapolsek Kunjang, Kapolsek Wates, dan Kapolsek Kandat. Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung pada Senin (31/8/2026).

Rotasi tersebut menjadi langkah awal kepemimpinan AKBP Wahyudin Latif di Polres Kediri setelah menggantikan AKBP Bramastyo Priaji. Pergantian pejabat di tingkat kewilayahan diharapkan mampu menghadirkan energi baru, meningkatkan soliditas internal, serta memperkuat respons kepolisian terhadap dinamika keamanan dan aktivitas masyarakat.

Di Polsek Kunjang, jabatan Kapolsek yang sebelumnya diemban AKP Miftakhudin kini dipercayakan kepada AKP Bambang Suprijanto. Sementara AKP Miftakhudin mendapat penugasan baru sebagai Administrasi Penyelia Bidang SDM Polres Kediri.

Sementara itu, AKP Agus Sudarijanto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Wates dimutasi untuk mengemban tugas sebagai Kasubbaddalpers Bag SDM Polres Kediri. Posisi Kapolsek Wates selanjutnya ditempati Iptu Abdul Aziz yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kandat.

Adapun jabatan Kapolsek Kandat kini dipercayakan kepada AKP Tutud Yudho Prasetyawan. Sebelumnya, Tutud bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Kediri Kota.

Tekankan Pelayanan dan Adaptasi Wilayah

Kepada wartawan MSRI seusai pelaksanaan sertijab, Kapolres Kediri AKBP Dr. Wahyudin Latif menjelaskan bahwa rotasi merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi melalui tour of duty dan tour of area.

Menurutnya, pergantian pejabat bukan sekadar perpindahan posisi, melainkan bagian dari upaya menjaga organisasi tetap dinamis sekaligus memberikan ruang bagi personel untuk menghadirkan kemampuan dan pendekatan baru di tengah masyarakat.

“Hari ini ada tiga Kapolsek yang kita serah terimakan, yakni Kapolsek Kunjang, Wates dan Kandat. Dengan adanya tour of duty dan tour of area, organisasi semakin dinamis,” ujar Latif kepada wartawan MSRI, Senin (31/8/2026).

Latif menegaskan, pejabat baru di tingkat kewilayahan memiliki tanggung jawab untuk segera memahami karakteristik wilayah masing-masing. Hal tersebut dinilai penting agar setiap persoalan dan kebutuhan masyarakat dapat direspons secara cepat, tepat, dan proporsional.

“Kami berharap dengan adanya perputaran atau serah terima hari ini, semangat dan motivasi anggota semakin kuat. Kami juga berharap masyarakat mendukung penuh kinerja Polres Kediri,” katanya.

Ia juga memberikan penekanan kepada para Kapolsek yang baru agar tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan tugas. Komunikasi dengan unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen di wilayah masing-masing harus segera dibangun.

Menurut Latif, sinergi dengan tiga pilar dan Forkopimcam menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal.

“Pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan situasi lingkungan yang ada. Kami harap semuanya cepat beradaptasi dengan tiga pilar Forkopimcam. Silaturahmi harus segera dilakukan, termasuk kunjungan dan kegiatan kemasyarakatan,” tegasnya.

Polisi Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Lebih lanjut, Latif menekankan bahwa keberadaan anggota Polri tidak boleh hanya terlihat ketika terjadi persoalan. Kehadiran polisi harus dirasakan masyarakat melalui pelayanan, komunikasi, pengamanan kegiatan, serta langkah-langkah preventif yang mampu menjaga situasi tetap kondusif.

Ia berharap para Kapolsek mampu membangun pola komunikasi yang terbuka dengan masyarakat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

“Yang paling penting bagaimana anggota hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan pelayanan dengan baik dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” pesan Latif.

Bagi jajaran Polres Kediri, rotasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, soliditas, dan kualitas pelayanan publik. Dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat, kepolisian diharapkan mampu membangun kepercayaan sekaligus menciptakan rasa aman di seluruh wilayah hukum Polres Kediri.

Kapolsek Kandat Siapkan Pemetaan Wilayah

Sementara itu, Kapolsek Kandat yang baru, AKP Tutud Yudho Prasetyawan, mengakui adanya perbedaan karakter tugas antara jabatan sebelumnya sebagai Kasat Lantas Polres Kediri Kota dengan tanggung jawab barunya sebagai Kapolsek.

Menurut Tutud, tugas sebagai Kapolsek menuntut interaksi yang lebih luas dan intensif dengan masyarakat, termasuk dalam mengawal berbagai aktivitas sosial yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Kandat.

“Memang ada perbedaan tupoksi. Sebagai seorang Kapolsek, kita dihadapkan dengan kegiatan masyarakat yang cukup padat. Karena itu, kami akan menggandeng Forkopimcam agar kegiatan masyarakat bisa berjalan dengan baik,” ujar Tutud.

Sebagai langkah awal, Tutud akan melakukan pemetaan terhadap situasi dan karakteristik wilayah hukum Polsek Kandat. Pemetaan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas serta langkah strategis dalam menjaga keamanan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya akan segera menyesuaikan, melihat situasi dan kondisi, kemudian menentukan langkah-langkah apa yang akan saya ambil ke depan,” pungkasnya.

Rotasi tiga Kapolsek di jajaran Polres Kediri tersebut sekaligus menjadi penanda awal penguatan kepemimpinan AKBP Wahyudin Latif, dengan orientasi pada pelayanan publik, penguatan sinergitas kewilayahan, dan kehadiran polisi yang semakin dekat dengan masyarakat.

Reporter: Faisal DH

MSRI - Perspektif Akurat Terpercaya

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama