MSRI, GRESIK – Sebanyak 79 personel Polri dan 3 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Gresik resmi menerima kenaikan pangkat dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat periode 1 Juli 2026 bagi anggota Polri dan periode 1 April 2026 bagi ASN. Momentum tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, disiplin, serta pengabdian personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Upacara yang digelar di halaman Mapolres Gresik pada Selasa (30/6) sore dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. Kegiatan turut dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN, serta keluarga personel yang menerima kenaikan pangkat.
Pada periode kali ini, kenaikan pangkat diberikan kepada satu personel dari AKP menjadi Kompol, enam personel dari Iptu menjadi AKP, satu personel dari Aiptu menjadi Ipda melalui penghargaan pengabdian, 19 personel dari Aipda menjadi Aiptu, 22 personel dari Bripka menjadi Aipda, dua personel dari Brigpol menjadi Bripka, 10 personel dari Briptu menjadi Brigpol, dan 18 personel dari Bripda menjadi Briptu. Sementara itu, tiga ASN Polres Gresik juga menerima kenaikan pangkat, terdiri atas dua orang dari Penata menjadi Penata Tingkat I serta satu orang dari Penata Muda Tingkat I menjadi Penata.
Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar proses administratif ataupun hak yang diterima secara otomatis. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan institusi atas kinerja, integritas, serta dedikasi yang telah dibuktikan selama bertugas.
Ia mengajak seluruh personel menjadikan kenaikan pangkat sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan yang semakin profesional, humanis, dan berintegritas.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga, khususnya para suami dan istri personel, yang selama ini menjadi sumber semangat dan kekuatan sehingga anggota Polri mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Kenaikan pangkat adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Jadilah anggota Polri yang bisa merasa, bukan merasa bisa. Layani masyarakat dengan hati, tetap rendah hati, bersyukur, ikhlas dalam bekerja, serta terus berikhtiar dan berdoa," tegas AKBP Ramadhan Nasution.
Saat memberikan keterangan kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa setiap kenaikan pangkat harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta integritas dalam pelaksanaan tugas.
"Kenaikan pangkat bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang semakin besar. Saya berharap seluruh personel yang hari ini menerima kenaikan pangkat mampu menunjukkan dedikasi yang lebih tinggi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga kepercayaan publik, serta terus mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Kapolres kepada wartawan Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI).
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penyiraman air kembang yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus pengingat bahwa setiap kenaikan pangkat membawa amanah baru yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai rangkaian acara saat Kapolres bersama pejabat utama dan Bhayangkari memberikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat, didampingi keluarga masing-masing.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh personel Polres Gresik dalam mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Reporter : Eka F. A
Editor : Redaksi MSRI
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments