Majlis Haul ke-14 Almaghfurlah Romo KH. Syahiduddin dan Ibu Nyai Hj. Masrihin: Merawat Warisan Dakwah, Keilmuan, dan Mahabbah di Pondok Pesantren Miftahul Ulum


MSRI, GRESIK - Lantunan dzikir, shalawat, dan doa-doa para pecinta ulama akan kembali menggema dari bumi Tlogobedah, Hulaan, Menganti, Gresik. Keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Ulum akan menggelar Majlis Haul XIV Almaghfurlah Romo KH. Syahiduddin dan Ibu Nyai Hj. Masrihin, dua sosok pejuang dakwah dan penyiar Shalawat Wahidiyah yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk syiar Islam, pendidikan umat, dan pembinaan ruhani masyarakat.

Majlis haul ini bukan hanya menjadi agenda tahunan penuh khidmat, namun juga momentum spiritual untuk mengenang perjuangan para masyayikh yang telah mewariskan ilmu, akhlak, adab, serta mahabbah kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW kepada generasi penerus.

Pondok Pesantren Miftahul Ulum sendiri berdiri dari perjuangan yang penuh keikhlasan dan pengorbanan. Dari lingkungan sederhana di kawasan Tlogobedah, pondok ini tumbuh menjadi pusat pendidikan Islam dan pembinaan ruhani yang istiqamah menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, melahirkan santri-santri yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki adab, ketawadhu’an, dan semangat pengabdian kepada umat.

Almaghfurlah Romo KH. Syahiduddin bersama Ibu Nyai Hj. Masrihin dikenal luas sebagai pribadi alim, sederhana, dan penuh kasih terhadap masyarakat. Dalam perjalanan dakwahnya, beliau berdua istiqamah menyiarkan Shalawat Wahidiyah sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT, membersihkan hati, memperkuat dzikrullah, dan menanamkan cinta mendalam kepada Rasulullah SAW.

Perjuangan beliau tidak hanya meninggalkan bangunan fisik pesantren, melainkan juga warisan ruhani yang hidup dalam hati para santri, jamaah, alumni, dan masyarakat luas. Nilai keikhlasan, kesabaran, serta semangat berkhidmah kepada umat menjadi cahaya yang terus menerangi perjalanan Pondok Pesantren Miftahul Ulum hingga hari ini.

Adapun rangkaian kegiatan Majlis Haul XIV akan dimulai sejak:

Kamis, 21 Mei 2026

• Mujahadah Wagean

Pukul 18.00 WIB – selesai

Jumat, 22 Mei 2026

• Khotmil Qur’an

Pukul 06.00 WIB – selesai

• Tahlil Akbar

Pukul 18.00 WIB – selesai

• Pembacaan Maulid Simtud Durar

Pukul 19.00 WIB – selesai

Sabtu, 23 Mei 2026

• Karnaval TPQ dan Madin se-Tlogobedah

Pukul 14.00 WIB – selesai

• Puncak Majlis Haul XIV Pendiri Pondok Pesantren Miftahul Ulum

Pukul 19.00 WIB – selesai

📍 Tempat:

Pondok Pesantren Miftahul Ulum

Jl. Tlogobedah RT 08 / RW 04

Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Majlis yang penuh keberkahan ini terbuka untuk umum dan diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah, santri, alumni, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai daerah yang ingin ngalap berkah, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meneguhkan kembali cinta kepada para ulama serta Rasulullah SAW.

MEDIA SUARA RAKYAT INDONESIA (MSRI) menilai Majlis Haul XIV Pondok Pesantren Miftahul Ulum bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bagian penting dari upaya menjaga sanad keilmuan ulama, memperkuat persatuan umat, dan merawat nilai-nilai spiritual di tengah derasnya arus modernisasi.

“Haul para ulama adalah pengingat bahwa perjuangan dakwah dibangun dengan keikhlasan, pengorbanan, dan cinta kepada umat. Keteladanan Almaghfurlah Romo KH. Syahiduddin dan Ibu Nyai Hj. Masrihin menjadi warisan ruhani yang patut dijaga serta diteruskan oleh generasi masa kini,” demikian pernyataan redaksi MSRI.

MSRI juga memandang bahwa keberadaan Pondok Pesantren Miftahul Ulum memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial, membina akhlak generasi muda, serta memperkuat nilai religius dan budaya keislaman di tengah masyarakat.

“Semoga setiap langkah menuju majlis para shalihin menjadi wasilah turunnya rahmat, keberkahan, dan syafaat Rasulullah SAW bagi seluruh umat.”

{Eka F. A}

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama