MSRI, SURABAYA - Memasuki usia ke-43 tahun yang bertepatan pada 24 April 2026, Slamet Pramono, yang akrab disapa Bram, selaku Direktur Utama sekaligus Pemimpin Redaksi Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI), menundukkan hati dalam balutan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat, kesehatan, serta kesempatan untuk terus berkarya dan mengabdi.
Usia ini menjadi titik refleksi yang sarat makna bahwa setiap langkah yang dilalui bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan rangkaian ikhtiar yang senantiasa diiringi doa dan tawakal.
Menekuni profesi jurnalis sebagai panggilan nurani, Bram menjadikan dunia jurnalistik bukan hanya ruang kerja, tetapi ladang pengabdian. Melalui pendirian Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) di bawah naungan PT. Media Suara Rakyat Nasional, ia berkomitmen menghadirkan informasi yang jujur, berimbang, dan mencerahkan, sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat dan bangsa.
Dalam momentum penuh syukur ini, Bram juga menyampaikan pesan dan motivasi bahwa setiap insan hendaknya senantiasa menjaga keikhlasan dalam berkarya, meneguhkan integritas dalam setiap langkah, serta tidak lelah menebar manfaat bagi sesama. Ia meyakini bahwa keberkahan hidup tidak hanya diukur dari capaian duniawi, tetapi dari seberapa besar kontribusi yang dapat dirasakan oleh orang lain.
“Usia adalah amanah, waktu adalah titipan, dan setiap karya akan dimintai pertanggungjawaban. Maka, mari kita isi kehidupan ini dengan niat yang lurus, kerja yang tulus, serta semangat untuk terus belajar dan berbuat kebaikan,” ungkapnya.
Dalam refleksi kehidupannya, Bram juga menyadari bahwa setiap capaian yang diraih tidak lepas dari doa dan restu kedua orang tua yang senantiasa mengiringi langkahnya. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih dan cinta yang mendalam kepada istri tercinta serta anak, yang menjadi sumber kekuatan, ketenangan, dan inspirasi dalam menjalani setiap tanggung jawab kehidupan.
Tak lupa, Bram menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh jajaran direksi Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) atas dukungan, kepercayaan, dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Ia menilai, keberadaan MSRI hingga saat ini tidak lepas dari soliditas, dedikasi, serta komitmen kolektif dalam membangun media yang profesional dan berintegritas.
Dengan penuh harap dan doa, di usia yang semakin matang ini, Bram bertekad untuk terus menjaga marwah jurnalistik, memperkuat eksistensi Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) sebagai media yang kredibel dan terpercaya, serta menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebab pada akhirnya, setiap langkah yang dilandasi keimanan dan keikhlasan akan bermuara pada keberkahan dan ridha Ilahi.
Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI)
"Perspektif, Akurat, dan Terpercaya"
dibaca

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments